KENDARI, TERASSULTRA.COM- Bakal calon (Balon) Walikota Kendari, Ishak Ismail, kini menjadi rebutan dalam Pilwali Kendari 2024. Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini telah mendapat instruksi dari partai untuk maju dalam kontestasi politik di Kota Kendari, membuatnya menjadi magnet bagi para calon lainnya.
Memiliki lima kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menjadikan partai berlambangkan banteng ini dapat menciptakan poros baru sebagai kontestan di Pilwali November mendatang.
Terbaru, empat bakal calon walikota dari latar belakang berbeda, Afdhal (Ketua DPW Perindo), Abdul Rahman (Pengacara), Hendrawan Sumus Gia (Pengusaha) dan Abdul Rasak (Mantan Calon Walikota Kendari), bersaing untuk berkoalisi dengan Ishak Ismail di Pilwali Kendari.
Ditemui di Kendari, Rabu (12/6/2024), malam Ishak mengaku bahwa dengan komposisi kursi di DPRD Kota Kendari, tidak menyulitkan PDIP untuk mencari koalisi guna mencukupi syarat dasar untuk mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Saat ini ada beberapa partai yang dapat mencukupi syarat maju sebagai pasangan calon walikota melengkapi PDIP selain empat besar partai pemenang, seperti Gerindra dan Perindo masing-masing ada 2 kursi, dan Domokrat dan PAN masing-masing dengan empat kursinya,” jelas Ishak Ismail yang karib disapa anak lorong.
Ishak sendiri mengaku bahwa dari keempat tokoh tersebut sangat intens komunikasi dengan dirinya. Pria yang terkenal dengan tagline Anak Lorong ini menegaskan bahwa dirinya dengan modal lima kursi dan tingkat elektoral yang cukup tinggi tetap membangun komunikasi sebagai Calon Walikota bukan sebagai Wakil Walikota.
“Saya itu ditugaskan menjadi 01, bukan 02,” jelas Ishak menerangkan hasil Rapimnas PDIP beberapa waktu lalu.
Ishak mengaku, bahwa dirinya memiliki beberapa syarat utama dalam upaya menjalin kerja sama politik kepada empat bakal calon walikota yang sedang berkomunikasi ini.
“Pertama, Calon wajib membawa surat tiga sada dukungan dari partai politik untuk melengkapi syarat dukungan ke KPU. Kedua, kita harus sefrekuensi dalam konsep membangun Kota Kendari. Saya kira itu saja, untuk elektabilitas itu nomor kesekian lah,” jelasnya.
Saat ini Ishak mengaku masih melakukan penjadwalan pertemuan dengan keempat tokoh tersebut. “Ya kita tunggu saja, selama sama-sama bertujuan untuk membangun Kota Kendari Lebih baik pasti akan menemukan solusi untuk berkoalisi bersama,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar