SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekobis

Kolaborasi Polri dan Petani di Konawe, 508 Hektare Jagung Siap Dukung Swasembada Pangan

IMG 20250121 WA0036 1
Kapolda Irjan Pol Dwi Irianto bersama Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala saat melaksanakan penanaman jagung serentak di Kabupaten Konawe. Foto Andri

KONAWE, TERASSULTRA.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan swasembada pangan, Polri bersama Kementerian Pertanian, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Perum Perhutani, PT Inhutani, sektor swasta, dan para petani melaksanakan penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia.

Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 21 Januari 2025.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto memimpin langsung kegiatan ini didampingi oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, Karo Ops Polda Sultra Brigjen Pol Tumpal Damayanus, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, serta jajaran Forkopimda Sultra dan pejabat utama Polda Sultra.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas utama pemerintah.

“Hari ini kita melaksanakan penanaman jagung serentak sebagai wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah, sektor swasta, dan para petani. Ini adalah langkah besar dalam mendukung upaya swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah saat ini,” jelasnya.

Di Sultra program ini mencakup 508 hektar lahan yang telah disiapkan untuk penanaman jagung. Polri bekerja sama dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta para petani lokal untuk memastikan keberhasilan program ini.

Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto berharap melalui sinergi ini, produksi jagung dapat meningkat secara signifikan sehingga memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

“Kami optimistis dengan adanya kerja sama ini, sektor pertanian di Sultra akan semakin maju dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Penanaman jagung serentak ini juga merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yang salah satu fokusnya adalah penguatan sektor pangan dan pertanian guna meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

“Program ini adalah bentuk dukungan kami terhadap visi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Dengan adanya sinergi lintas sektor, kita bisa menghadapi tantangan global di bidang agrikultur dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat di sektor pangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam mendukung para petani dan program ketahanan pangan lainnya.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Kami akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sultra, Muhammad Saleh yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi peran Polri dalam mendukung sektor pertanian di daerah. Menurutnya, kolaborasi antara Polri dan pihak terkait akan berdampak besar terhadap kesejahteraan petani dan stabilitas pangan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Polri dalam mendukung petani melalui program ini. Sinergi ini akan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas serta memperluas akses mereka terhadap sumber daya yang diperlukan,” kata Saleh.

Para petani yang terlibat dalam program ini juga menyambut baik langkah strategis ini. Mereka berharap adanya dukungan yang lebih besar dalam bentuk penyediaan bibit unggul, akses pasar, serta pendampingan teknis yang berkelanjutan.

Salah seorang petani jagung dari Amonggedo, La Ode Hasan, menyampaikan rasa optimisnya terhadap program ini.

“Kami berharap program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan pemerintah terus mendukung kami dalam hal penyediaan sarana produksi dan pemasaran hasil panen,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Konawe, Suparman, menambahkan bahwa kehadiran Polri dan pihak terkait dalam program ini memberikan dorongan semangat bagi para petani.

“Adanya dukungan dari Polri dan pemerintah membuat kami lebih termotivasi. Kami berharap ini bisa menjadi awal yang baik untuk peningkatan hasil pertanian di daerah kami,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement