KENDARI, TERASSULTRA.COM – Tokoh muda Muna, Muliadi, menegaskan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 di Arena Eks MTQ Kendari merupakan kegiatan yang berorientasi pada penguatan persaudaraan, bukan agenda politik.
Menurut mantan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Sultra periode 2021-2025 itu, kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan keluarga besar masyarakat Muna, baik yang bermukim di Sulawesi Tenggara maupun diaspora yang tersebar di berbagai daerah dan luar negeri.
“Silaturahmi ini murni untuk mempererat kekeluargaan masyarakat Muna, termasuk keluarga hasil asimilasi. Tidak ada muatan politik di dalamnya,” jelasnya, Sabtu (4/6/2026).
Ia menilai, pertemuan akbar tersebut menjadi ruang memperkuat solidaritas sekaligus menjaga identitas budaya masyarakat Muna di tengah kehidupan yang semakin beragam.
Karena itu, agenda tersebut tidak semestinya ditafsirkan di luar tujuan utamanya sebagai ajang mempererat hubungan kekeluargaan.
Muliadi, yang kini menjabat Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna Buton (KKMMB) Kabupaten Konawe Selatan, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kegiatan itu.
Sebagai bagian dari keluarga Muna hasil asimilasi, ia melihat Silaturahmi Akbar sebagai wadah untuk mengenal budaya leluhur sekaligus memperkuat ikatan antarsesama.
“Bagi saya, ini rumah besar untuk saling mengenal, mempererat persaudaraan, dan menghargai budaya Muna,” ungkapnya.
Perlu diketahui tambahnya, Silaturahmi Akbar akan menghadirkan tokoh masyarakat, sesepuh, akademisi, profesional, hingga diaspora Muna yang telah berkiprah di berbagai daerah dan mancanegara.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman serta memotivasi generasi muda agar semakin percaya diri berkontribusi bagi daerah.
Muliadi juga mengapresiasi Ketua KKMM, La Ode Darwin, yang menggagas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Ini langkah yang baik untuk menjaga marwah, memperkuat kekompakan, dan menyatukan keluarga besar masyarakat Muna,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar