KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari menggelar pelatihan pengendalian keadaan darurat bagi pengurusnya. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, mewakili Penjabat (Pj) Walikota Kendari, bertempat di salah satu hotel di Kendari, Senin (29/7).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan perempuan dalam menghadapi bencana alam, penggunaan dan peredaran gelap narkoba, sebagai bagian dari ketahanan keluarga dalam upaya mewujudkan Kota Kendari bersih dari narkoba.
Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menjelaskan jumlah pecandu narkoba di Kota Kendari kian hari makin meningkat, jenis narkoba yang di konsumsi diantaranya, sabu-sabu, ekstasi, ganja dan kokain.
Permasalahan-permasalahan yang timbul dalam penyalahgunaan narkoba yaitu daya rusak khususnya merusak otak yang tidak ada jaminan sembuh.
“Berkaitan dengan kondisi ini, perlu diadakan langkah-langkah strategis, perhatian serius dan tindakan nyata bersifat segera maupun preventif, serta perlu meningkatkan kesiapsiagaan perempuan dalam menghadapi bencana alam dan peran perempuan dalam mendidik dan membesarkan anak sehingga tidak terjerumus oleh narkoba,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana dan peran perempuan dalam mendidik dan membesarkan anak, harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana alam dan rawan narkoba.
“Salah satu upaya mewujudkan ketangguhan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh dan bebas dari narkoba, sebagai bagian dari ketahanan keluarga dalam upaya mewujudkan Kota Kendari bersih narkoba, maka salah satu dilakukan kegiatan pelatihan keadaan darurat bagi pengurus DWP se-Kota Kendari,” bebernya.
Untuk itu, Ridwansyah Taridala berharap melalui kegiatan ini, secara bersama-sama bahu-membahu, membulatkan tekad dan bekerja sama dalam rangka kesiapsiagaan perempuan dalam menghadapi bencana alam, pengguna dan peredaran gelap narkoba sebagai bagian dari ketahanan keluarga dalam upaya mewujudkan Kota Kendari bersih narkoba.
“Untuk mewujudkan kota Kendari bersih dari narkoba maka kita harus saling merangkul, bersama-sama memberantas peredaran gelap sabu-sabu,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar