KENDARI, TERASSULTRA.COM – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kendari menjadi perhatian nasional setelah mendapat kunjungan dari Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Senin (29/9/2025).
Kunjungan yang dipimpin Inspektur KemenPANRB, Dadan Kusnindar, Ak, ini dilakukan dalam rangka validasi lapangan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan layanan publik di MPP Kendari tahun 2025.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, bersama jajaran Pemkot Kendari. Turut hadir Inspektur Kota Kendari dan Kepala DPMPTSP Kota Kendari beserta tim teknisnya.
Sudirman menegaskan bahwa kehadiran KemenPANRB menjadi dorongan besar bagi Pemkot Kendari untuk memperkuat kualitas pelayanan masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga cepat, ramah, aman, dan inklusif, termasuk bagi kelompok rentan. Kehadiran tim KemenPANRB menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” bebernya.
Proses validasi berlangsung melalui peninjauan langsung ke loket-loket layanan, sistem antrean digital, hingga fasilitas penunjang.
Tim KemenPANRB juga berdialog dengan petugas frontliner serta warga pengguna layanan untuk menggali kepuasan masyarakat sekaligus tantangan operasional di lapangan.
Inspektur KemenPANRB, Dadan Kusnindar, menekankan pentingnya MPP sebagai wajah nyata pelayanan pemerintah di daerah.
“Hasil validasi ini akan menjadi masukan penting bagi kami untuk menyusun rekomendasi penguatan layanan publik. Kami berharap MPP Kendari bisa menjadi role model bagi daerah lain, dengan layanan yang terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, KemenPANRB mendorong setiap MPP tidak hanya sekadar menghadirkan fasilitas, tetapi juga memberikan pengalaman layanan yang memuaskan bagi warga.
“Kunci dari pelayanan publik adalah kepercayaan. Jika masyarakat merasa dilayani dengan baik, maka kepercayaan kepada pemerintah akan semakin meningkat,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar