SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Jelang Pelaksanaan UCLG ASPAC di Kendari, Wali Kota Siska Karina Imran Sidak Venue

Ski 19
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama rombongan saat melaksanakan sidak lokasi penyelenggaraan UCLG ASPAC. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mempercepat persiapan menjelang pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) dengan menurunkan langsung jajaran pimpinan ke lapangan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama Wakil Wali Kota Sudirman meninjau sejumlah lokasi utama kegiatan, Jumat, 27 Maret 2026.

Didampingi Asisten I dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), peninjauan dimulai dari kawasan Pantai Nambo salah satu titik strategis yang disiapkan menjadi pusat keramaian selama agenda internasional itu berlangsung.

Di lokasi ini, diketahui Pemkot merancang rangkaian kegiatan yang memadukan festival adat, permainan tradisional, hingga festival kuliner.

Namun, alih-alih sekadar melihat progres, Wali Kota Siska langsung memberi instruksi. Ia meminta seluruh pekerjaan penataan dipercepat tanpa menunggu waktu.

“Saya minta penataan ini segera dilakukan. Mulai besok sudah harus berjalan. Dinas PU segera berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan DLHK,” tegasnya.

Instruksi itu mencakup pengecatan kawasan, pembangunan taman, hingga penataan area parkir dan ruang kegiatan. Seluruh elemen harus ditata secara terpadu agar kawasan tidak hanya siap secara fungsi, tetapi juga layak secara estetika.

Selain itu, Wali Kota Siska menyentil pentingnya perencanaan teknis yang matang. Untuk itu, ia meminta panitia pelaksana segera menyusun layout seluruh venue guna memastikan alur kegiatan tertata rapi dan memudahkan mobilitas delegasi.

Dari Pantai Nambo, rombongan bergerak ke kawasan RTP Papalimba di Lapulu-Puday. Di titik ini, Wali Kota perempuan pertama di Kota Kendari itu menemukan sejumlah pekerjaan yang belum rampung. Salah satu keberadaan bangkai kapal yang masih berada di area kegiatan. Ia pun langsung meminta penanganan cepat.

“Ini harus segera dibersihkan. Jangan sampai mengganggu estetika dan aktivitas selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Selain pembersihan, perbaikan fasilitas seperti lantai tegel yang rusak juga masuk dalam daftar prioritas. Penataan kawasan, menurutnya, menjadi kunci untuk menghadirkan wajah kota yang representatif di hadapan tamu internasional.

Selanjutnya, penertiban pedagang di sekitar lokasi kegiatan tak. Pemerintah kecamatan dan kelurahan diminta segera melakukan sosialisasi agar para pedagang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan penataan.

“Kita ingin semua tertata rapi, sehingga tamu yang datang merasa nyaman,” tandasnya.

Untuk diketahui, setelah melaksanakan sidak Pantai Nambo, Wali Kota Siska bersama rombongan melanjutkan sidak di Kebun Raya Kendari. Pasalnya, dilokasi tersebut akan menjadi lokasi penanaman pohon oleh para delegasi UCLG ASPAC.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement