KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar kegiatan unik bertajuk Wisata Pungut Sampah di kawasan Anjungan Teluk Kendari, Jumat (8/8/2025).
Asisten III Setda Kota Kendari, Imran Ismail, yang mewakili Wali Kota Kendari, mengatakan Teluk Kendari yang memiliki luas sekitar 10 kilometer kini menjadi ikon sekaligus etalase kota. Namun, kondisi teluk belakangan memprihatinkan akibat pendangkalan dan timbunan sampah, terutama plastik.
“Kita semua bisa menyaksikan sendiri, hampir setiap hari sampah plastik memenuhi permukaan air. Kondisi ini tentu sangat mengganggu estetika dan ekosistem Teluk Kendari,” bebernya.
Mantan Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari itu menilai, salah satu penyebab kerusakan teluk adalah kurangnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga lingkungan.
Padahal, Teluk Kendari adalah aset berharga yang bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga sumber kehidupan bagi nelayan.
“Permasalahan sampah di Kota Kendari menjadi perhatian serius dan menjadi agenda kerja prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota, selain penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur,” jelasnya.
Ia menegaskan, menjaga kelestarian Teluk Kendari bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan semua pihak.
“Untuk melindungi teluk dari pendangkalan dan tumpukan sampah, dibutuhkan kepedulian bersama. Semua stakeholder di Kota Kendari harus berperan aktif,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar