SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemerintahan Pendidikan

Hardiknas 2025: Sekda Asrun Lio Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Pendidikan Tanpa Diskriminasi

FB IMG 1747115639150
Sekda Sultra, Asrun Lio saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 secara khidmat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra, Jumat, 2 Mei 2025.

Bertindak selaku inspektur upacara, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrun Lio hadir mewakili Gubernur Sultra, yang sedang menjalankan tugas mendampingi Menteri Kesehatan dalam agenda strategis nasional di empat kabupaten.

Dengan mengusung tema nasional “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan Hardiknas tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan konsolidasi tekad dalam membangun sektor pendidikan yang inklusif, adil, dan merata.

Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang dibacakan Sekda Sultra, Asrun Lio ditegaskan bahwa pendidikan adalah hak fundamental yang tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat diskriminatif.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara. Tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apapun, baik agama, fisik, suku, ekonomi, gender, atau domisili. Setiap anak berhak atas pendidikan yang bermutu,” tegas Sekda saat menyampaikan amanat Menteri.

FB IMG 1747115629433

Pose bersama memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Foto Andri

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti yang dibacakan Sekda Asrun Lio menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pendidikan telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Melalui program Asta Cita keempat, pemerintah berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul, didukung oleh penguatan infrastruktur pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh elemen bangsa sangat diperlukan. Pendidikan harus menjadi layanan publik yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Usai membacakan amanat Menteri, Sekda Asrun Lio menyampaikan pesan dan salam hangat dari Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Sultra Hugua kepada seluruh peserta upacara. Ia menegaskan bahwa peringatan Hardiknas 2025 menjadi tonggak penting untuk menegaskan kembali komitmen Pemprov Sultra terhadap pendidikan yang bermutu dan merata.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra memiliki visi besar dalam sektor pendidikan. Salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja adalah penyediaan pakaian sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Sultra. Ini adalah bentuk kepedulian agar tidak ada anak kita yang berhenti sekolah hanya karena persoalan ekonomi,” beber Asrun Lio.

Selain itu, kata Sekda Asrun Lio, Pemprov Sultra juga telah mengalokasikan anggaran beasiswa pendidikan dalam dua kategori utama, yakni beasiswa berprestasi dan beasiswa reguler untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Ia menekankan bahwa program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan yang setara.

“Kami tidak ingin ada anak Sultra yang tertinggal karena keterbatasan. Pemerintah hadir melalui beasiswa dan dukungan fasilitas agar semua anak punya kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita,” tambahnya.

FB IMG 1747115688253

Sekda Sultra, Asrun Lio saat memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi usai dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Foto Andri

Dalam upacara tersebut, juga dilakukan penyerahan simbolis beasiswa pendidikan tahun 2025 untuk jenjang S1, S2, dan S3, termasuk beasiswa ke Universitas Sampoerna. Penyerahan dilakukan oleh Ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra, didampingi Sekda Sultra, Ketua DPRD Prov. Sultra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra.

Beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi terpilih dari berbagai daerah di Sultra, sebagai bentuk kerja sama antara Pemprov Sultra dan pihak swasta yang peduli terhadap kemajuan pendidikan, salah satunya Universitas Sampoerna.

Tak hanya soal bantuan pendidikan, Pemprov Sultra juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Menurut Sekda, hingga kini masih terdapat sekolah yang kekurangan laboratorium, ruang kelas, dan fasilitas penunjang lainnya.

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi di lapangan. Kita terus mendorong rehabilitasi dan pembangunan fasilitas pendidikan agar proses belajar-mengajar berlangsung nyaman dan berkualitas,” jelasnya.

Upacara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA itu dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sultra, jajaran Forkopimda, Ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sultra, para Kepala OPD lingkup Pemprov, pejabat eselon III dan IV, serta siswa-siswi dan para guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Para peserta upacara tampak antusias dan penuh semangat mengikuti jalannya kegiatan. Sementara di luar lapangan, sejumlah siswa yang menerima beasiswa tampak haru dan bangga saat nama mereka dipanggil satu per satu untuk menerima simbol penghargaan atas capaian mereka. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement