BAUBAU, TERASSULTRA.COM – Peta transportasi daring di Kota Baubau mulai berubah. Gojo, layanan ride-hailing yang sebelumnya beroperasi di Kendari, resmi membuka layanan di kota pesisir itu, membawa ambisi memperluas jangkauan sekaligus merebut pasar mobilitas harian.
Sejak diluncurkan, Gojo langsung menghadirkan dua layanan utama, ojek motor dan mobil. Keduanya menyasar kebutuhan dasar warga dari antar-jemput hingga mobilitas cepat di dalam kota.
CEO Gojo Kendari, Sarlita Yohana Abidin, mengatakan ekspansi ke Baubau bukan sekadar pembukaan cabang baru, melainkan bagian dari strategi memperkuat jejaring layanan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kami secara resmi membuka layanan Gojo di Baubau sebagai bagian dari ekspansi. Harapannya, ini bisa menjadi solusi transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2026).
Namun, lebih dari sekadar layanan, Gojo juga membawa agenda lain dalam hal ini memperbesar basis mitra pengemudi. Saat ini, jumlah driver aktif di Baubau baru sekitar 50 orang. Angka itu jauh dari target perusahaan. Dalam tiga bulan ke depan, Gojo membidik hingga 1.000 driver bergabung.
“Kami membuka rekrutmen secara terbuka. Ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat. Setiap mitra akan dibekali standar pelayanan yang mengutamakan etika dan kenyamanan penumpang,” jelas Sarlita.
Pada dasarnya kata Sarlita perusahaan akan menitikberatkan pada standar keselamatan, kenyamanan, dan etika pelayanan sebagai pembeda di pasar.
“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Kuncinya ada di kualitas layanan dan kepercayaan pengguna,” tutupnya.
Di lapangan, respons awal terlihat cukup positif. Damsir, salah satu driver yang telah bergabung, menilai kehadiran Gojo memberi alternatif baru di tengah terbatasnya pilihan kerja informal.
“Kami melihat ini sebagai peluang. Sistemnya jelas, dan kami didorong untuk memberikan pelayanan terbaik. Kalau konsisten, ini bisa jadi sumber penghasilan yang menjanjikan,” paparnya.
Optimisme serupa datang dari sisi pengguna. Darwati, warga Baubau, menyebut layanan transportasi online seperti Gojo dapat menjawab kebutuhan mobilitas yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi.
“Sekarang jadi lebih mudah kalau mau ke mana-mana. Tinggal pesan, tidak perlu cari kendaraan lagi. Semoga pelayanannya konsisten,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar