KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi potensi gejolak pangan pada tahun 2025.
Hal itu ditegaskan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (4/12/2025).
Wali Kota Siska Karina Imran menekankan bahwa dinamika harga beberapa komoditas masih menunjukkan fluktuasi yang perlu direspons cepat dan terukur
“Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan dan harga bahan pangan strategis di Kota Kendari,” ungkapnya.
Ia menegaskan, upaya menjaga stabilitas pangan tidak bisa dilakukan pemerintah seorang diri. Sinergi antara TPID, distributor, UMKM, pelaku pasar, serta kios pangan harus berjalan simultan sepanjang tahun.
Menurutnya, Rakor ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan langkah antisipatif seluruh pihak. Pemerintah Kota telah menyusun berbagai strategi, mulai dari penguatan kemitraan dengan distributor dan pelaku usaha lokal untuk memperlancar distribusi pangan.
Optimalisasi Gerakan Pangan Murah yang sudah dilaksanakan 108 kali sepanjang 2025, dan penguatan sistem monitoring pasokan dan harga pangan di tingkat kecamatan dan pasar.
Dalam kesemtan itu, Wali Kota Siska menilai Gerakan Pangan Murah terbukti membantu masyarakat mendapatkan komoditas penting dengan harga lebih terjangkau.
“Kami akan terus menggencarkan gerakan pangan murah baik melalui APBD maupun dukungan Bank Indonesia. Dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa Pemkot Kendari juga menjaga stabilitas pangan dengan memperkuat kerja sama antar daerah, khususnya dengan Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan. Fokus kerja sama ini adalah memastikan ketersediaan komoditas yang paling rentan mengalami lonjakan, seperti beras dan cabai.
“Kerja sama yang difasilitasi Bank Indonesia ini memastikan stok beras Kota Kendari tetap aman untuk satu sampai dua tahun ke depan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar