SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Gelar Peringatan Hari Lalu Lintas, Kapolda: Fokus Turunkan Angka Kecelakaan

Polda 18
Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko didampingi Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono saat menggelar peringatan hari Lalu Lintas. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Tribun Lapangan Presisi, Senin (22/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono menekankan bahwa lalu lintas bukan hanya soal aturan jalan raya, melainkan juga cerminan peradaban masyarakat. Pertumbuhan kendaraan yang tidak diimbangi dengan infrastruktur jalan memadai, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Melalui program Polantas Menyapa, kami menghadirkan personel lalu lintas di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis. Bukan sekadar menindak, tetapi menyapa, mengedukasi, dan mengajak masyarakat agar sadar pentingnya keselamatan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah mulai menjadikan keselamatan berkendara sebagai budaya.

“Keselamatan adalah investasi. Jika kita disiplin di jalan, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menyelamatkan orang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas menjadi prioritas utama. Dengan mengangkat tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas”, ia meminta seluruh Kasatlantas jajaran untuk bekerja lebih progresif, baik melalui penyuluhan maupun penindakan.

“Keselamatan berlalu lintas adalah hak semua orang. Maka tugas kita adalah memastikan hak itu terjaga. Edukasi harus jalan, penegakan hukum juga tidak boleh kendor. Keduanya harus seimbang,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keselamatan jalan.

“Tidak ada satu institusi pun yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan sinergitas adalah kunci untuk menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” paparnya.

Selain itu, Kapolda Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengapresiasi berbagai terobosan Ditlantas Polda Sultra, mulai dari operasi knalpot brong yang dinilai efektif mengurangi kebisingan, hingga program penyuluhan ke sekolah-sekolah dan komunitas. Menurutnya, langkah-langkah itu adalah wujud nyata polisi lalu lintas yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Bhayangkara lalu lintas bukan hanya penjaga aturan, tapi juga pendidik, penggerak, dan mitra masyarakat di jalan raya. Itulah semangat yang harus kita bawa menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement