KENDARI, TERASSULTRA.COM – Penjabat (Pj) Walikota Kendari, Muhammad Yusup memeriahkan halal bihalal yang digelar masyarakat Muna di Kota Kendari.
Ribuan masyarakat Kota Kendari yang hadir di lapangan Benu-benua disuguhkan berbagai menu makan khas suku Muna. Makan itu disajikan dengan apik di atas dulang atau talang. Sekira 650 dulang disiapkan untuk masyarakat yang hadir di acara itu.
Pj Walikota Kendari, Muhammad Yusup memberikan apresiasi dan rasa hormatnya karena bisa bertemu dengan para tokoh masyarakat Muna dan etnis lainnya di Kota Kendari pada acara halal bihalal.
Menurutnya, halal bihalal kali ini menjadi awal yang baik untuk memulai berbagai aktivitas kedepannya, kemudian mengobarkan semangat kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi.
“Kebersamaan penting untuk dapat dipelihara karena menghasilkan sebuah karya yang berharga bagi perkembangan Kota Kendari yang kita cintai ini, menjadi kota yang aman, nyaman dan bahagia,” ungkapnya, Sabtu (20/4/2024).
Kemudian, menjelang peringatan hari ulang tahun ke-193 Kota Kendari, masih banyak yang harus dibenahi sehingga Kota Kendari layak dikatakan sebagai ibu kota provinsi. Pembenahan infrastruktur dasar perkotaan, seperti penataan pedestrian untuk pejalan kaki, drainase dan taman serta lampu penerangan, menjadi fokus pemerintah Kota Kendari saat ini.
“Termasuk pengembalian fungsi tata ruang, ruang terbuka publik, pelestrian pejalan kaki yang saat ini banyak sekali digunakan berjualan bagi pedagang PKL, yang tentu saja menimbulkan kekumuhan dan kesemrawutan kota, termasuk salah satu penyebab terjadinya banjir akibat timbunan sampah yang menutupi drainase-drainase yang ada di Kota Kendari,” ucapnya.
Terkait program-programnya itu, Pj Walikota Kendari meminta dukungan semua pihak untuk menjalankan program tersebut.
“Mari kita bergandengan tangan dalam hal membangun kota Kendari yang lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu Pj Gubernur Sultra yang diwakil Sekretaris Daerah, Asrun Lio, menegaskan dua hal yakni tentang penggalian budaya daerah sebagai kekayaan daerah yang diutamakan dibandingkan penggalian kekayaan alam yang akan akan habis.
Kemudian menjelang peringatan HUT ke-60 Provinsi Sultra, Asrun Lio mengajak semua masyarakat untuk menyikapi perkembangan bumi anoa dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan yang ada.
“Mari seluruh masyarakat Sultra khususnya yang ada di Kota Kendari kita terus bergerak maju menyikapi perkembangan daerah, menjadikan daerah ini yang modern dan sejahtera dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan yang ada di Sultra,” tutupnya.
Untuk diketahui beberapa tokoh Sultra tampil memberikan apresiasi positif dalam kegiatan halal bihalal teesebut, diantarnya Mantan Gubernur Sultra Nur Alam, Anggota DPR RI dapil Sultra, Ridwan Bae, Ketua Lembaga Masyarakat Muna, Andi Bahrun, serta Laporan dari Ketua Panitia Saimu Alwi.
Penulis: Andri


















Komentar