SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekobis

Dituding Lakukan Pencemaran, IPPMATA Sultra Sebut Penerapan Amdal Cinta Jaya Sesuai Prosedur

IMG 20240308 WA0079
Ketua IPPMATA Sultra, Jery Novriwansyah saat memberikan keterangan. Foto Arsya

KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Jaringan Aksi Masyarakat Sulawesi Tenggara (Jam Sultra) diduga melakukan tudingan terhadap PT Cinta Jaya di Blok Mandiodo Kabupaten Konawe Utara (Konut) soal pencemaran lingkungan.

Namun, tudingan itu dibantah masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tapunggaya (IPPMATA).

Ketua IPPMATA Sultra, Jery Novriwansyah menegaskan bahwa tudingan Jam Sultra terhadap perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan itu tidak berdasar dan tidak memiliki data yang valid.
“Sebagai mahasiswa sekaligus mewakili masyarakat lingkar tambang blok Mandiodo kami menduga apa yang di sampaikan Jam Sultra tidak memiliki dasar dan alasan yang kuat atas tudingannya terhadap PT. Cinta Jaya,” ungkapnya, Jumat (8/3/2024).

Tudingan miring soal pencemaran lingkungan juga tidak memiliki dasar, karena menurutnya bahwa penerapan Amdal PT. Cinta Jaya sudah dilaksanakan dengan baik.

“Menurut pantauan kami sebagai masyarakat dan mahasiswa yang hidupnya berdampingan langsung dengan proses pertambangan PT. Cinta Jaya, bahwa penerapan Amdal PT. Cinta Jaya sudah sesuai prosedur,” ungkapnya.

Masyarakat lingkar tambang justru di berikan peluang yang terbuka bagi pengusaha lokal dan UMKM untuk dapat berkontribusi dalam proses pertambangan blok Mandiodo.

“Kami lebih menilai baik soal bagaimana PT. Cinta Jaya memberikan peluang pemberdayaan yang sangat terbuka bagi pengusaha lokal baik bidang pertambangan, usaha bongkar muat, bahkan pada sektor UMKM rumahan agar bisa mendapat nilai tambah bagi kehidupan masyarakat lingkar tambang,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Jery Novriwansyah mengungkapkan bahwa tidak hanya peluang pemberdayaan, kontribusi berupa konpensasi dalam bentuk beras terhadap masyarakat desa Tapuemea dan Tapunggaya juga di lakukan PT. Cinta Jaya.

“PT. Cinta Jaya juga telah banyak memberikan kontribusi salah satunya kompensasi berupa bahan pokok bagi masyarakat Tapuemea dan Tapunggaya,” paparnya.

Dengan demikian, masyarakat dan Mahasiswa meminta agar Jam Sultra tidak terlalu jauh memberikan informasi yang tidak memiliki dasar di tengah kesulitan. Kemudian masyarakat lingkar tambang berharap agar PT. Cinta Jaya kembali beraktivitas agar masyarakat yang kehilangan pekerjaan bisa kembali bekerja demi pulihnya perekonomian masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement