SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Di Rakernas APEKSI, Wali Kota Kendari Bertukar Strategi Tingkatkan PAD dengan Wali Kota Pekanbaru

Ski 85
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat pose bersama di Rakernas APEKSI, Rabu (1/7/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Di sela-sela rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memanfaatkan momentum untuk memperkuat jejaring antardaerah. Salah satunya dengan menggelar pertemuan bersama Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di sebuah kafe di Kota Medan, Rabu (1/7/2026).

Meski berlangsung dalam suasana santai, pertemuan kedua kepala daerah itu membahas isu strategis yang menjadi perhatian bersama, yakni upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi, optimalisasi potensi daerah, serta penguatan kemandirian fiskal.

Keduanya saling bertukar pengalaman mengenai berbagai kebijakan dan strategi yang diterapkan pemerintah daerah masing-masing dalam meningkatkan penerimaan daerah tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik.

Siska Karina Imran mengatakan, forum informal antarkepala daerah seperti itu memiliki nilai strategis karena membuka ruang diskusi yang lebih leluasa untuk saling berbagi pengalaman, sekaligus mencari solusi atas tantangan yang dihadapi setiap daerah.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Melalui diskusi seperti ini, kita bisa saling belajar, berbagi pengalaman, serta mencari formulasi terbaik untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara optimal tanpa membebani masyarakat. Banyak praktik baik yang dapat kita adopsi dan disesuaikan dengan karakteristik Kota Kendari,” jelasnya.

Peningkatan PAD menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Dengan kemampuan fiskal yang semakin baik, pemerintah memiliki ruang yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, Pemkot Kendari terus mendorong berbagai inovasi dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan, mulai dari sektor perpajakan, retribusi daerah, pengelolaan aset, hingga penciptaan iklim investasi yang mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Kami ingin PAD terus meningkat seiring dengan membaiknya pelayanan publik, iklim investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran pengalaman dengan pemerintah kota lain menjadi bagian penting dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif,” bebernya.

Siska menambahkan, keikutsertaan Pemerintah Kota Kendari dalam Rakernas APEKSI tidak hanya untuk mengikuti agenda resmi organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan memperluas kerja sama antardaerah yang diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi bagi pembangunan Kota Kendari.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan para kepala daerah dari berbagai kota menjadi modal penting untuk memperoleh referensi kebijakan yang dapat diterapkan di Kendari, baik dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan daya saing daerah, maupun mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

“Melalui forum seperti ini, kami berharap bisa membawa pulang berbagai gagasan dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Kota Kendari, sehingga pembangunan semakin efektif, pelayanan publik semakin berkualitas, dan kemandirian fiskal daerah terus meningkat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement