KENDARI, TERASSULTRA.COM – Hujan sempat turun tipis di kawasan Papalimba, Teluk Kendari, Minggu pagi itu. Namun ribuan orang tetap bertahan. Sebagian menyisir pesisir dengan karung di tangan, lainnya mengangkut sampah dari perairan. Di tengah ritme kerja yang nyaris serempak, Kota Kendari seperti sedang merapikan wajahnya sendiri.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengerahkan ribuan personel gabungan, mulai dari aparatur sipil negara, TNI, Polri, hingga organisasi profesi dalam aksi bersih-bersih besar-besaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut UCLG ASPAC, forum internasional yang akan digelar di kota Kendari.
Koordinasi lapangan dipimpin oleh Dinas Perikanan Kota Kendari, dengan fokus pembersihan yang menjangkau dua sisi sekaligus daratan dan perairan. Sampah diangkut, rumput liar dibabat, dan garis pesisir ditata ulang agar tampak lebih rapi.
Di sela kegiatan, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran tampak berkeliling meninjau sejumlah titik. Ia tidak hanya melihat hasil, tetapi juga mencatat area yang masih tertinggal tumpukan sampah kecil di sudut pesisir hingga vegetasi yang belum tertata.
“Kami ingin memastikan kawasan ini bersih dan tertata dengan baik, tidak hanya untuk menyukseskan event, tetapi juga demi kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, momentum forum internasional ini seharusnya tidak berhenti pada kesiapan seremoni. Pentingnya perubahan kebiasaan, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir.
“Kalau hanya bersih saat ada acara, itu tidak cukup. Yang kami dorong adalah kesadaran bersama agar ini bisa berkelanjutan,” tandasnya.
Untuk diketahui, selain pembersihan, pemerintah kota juga mempercantik kawasan dengan menambah elemen estetika. Sejumlah taman kecil ditata ulang, tanaman hias ditanam, bahkan beberapa titik diberi penamaan sebuah upaya sederhana untuk memberi identitas sekaligus daya tarik visual.
Penulis: Andri


















Komentar