KENDARI, TERASSULTRA.COM – Menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Kendari membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan – Idulfitri untuk memastikan pasokan dan distribusi energi tetap aman selama periode libur panjang Lebaran.
Langkah ini tidak dilakukan sendiri. Pertamina menggandeng Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), pemerintah daerah, unsur Forkopimda, perbankan, hingga sejumlah instansi vertikal di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sales Area Manager Kendari, Agung Surya Pranata, mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi kunci menjaga stabilitas distribusi BBM dan LPG di tengah potensi lonjakan konsumsi masyarakat.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, perbankan, dan stakeholder lainnya untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri,” ungkapnya saat berbuka puasa bersama sejumlah jurnalis di Kendari, Selasa (24/2/2026) malam.
Menurutnya, Pertamina juga telah memaparkan kesiapan suplai energi di hadapan Badan Intelijen Daerah Sulawesi Tenggara.
“Kami diundang oleh Kabinda Sultra untuk menyampaikan proyeksi supply dan distribusi BBM maupun LPG. Ini bagian dari komitmen kami agar seluruh pihak memiliki gambaran yang sama terkait kesiapan energi di wilayah Sultra,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Agung menjelaskan Pertamina membagi masa Satgas ke dalam tiga fase pengamanan. Pertama, satu pekan sebelum Idulfitri, saat mobilitas dan konsumsi mulai meningkat. Kedua, periode menjelang hari H Lebaran. Ketiga, masa arus balik.
Agung menyebut pembagian fase ini penting untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kepadatan distribusi, hingga potensi hambatan operasional seperti terbatasnya jam layanan perbankan.
“Dengan skema tiga fase ini, kami bisa memetakan kebutuhan dan potensi kendala sejak awal. Jadi mitigasinya sudah disiapkan sebelum terjadi gangguan,” paparnya.
Selain itu, Pertamina telah menyiapkan daftar SPBU siaga, agen siaga, dan pangkalan LPG siaga di seluruh wilayah Sultra, termasuk Kota Kendari dan Baubau. Titik-titik tersebut dipastikan tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat selama libur Lebaran.
Agung menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi. Ia memastikan stok dalam kondisi aman dan distribusi dipantau secara berkala selama masa Satgas.
“Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat tetap membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan,” tuturnya.
Selanjutnya, ia juga meminta dukungan media untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
“Peran media sangat penting untuk membantu menyampaikan informasi yang benar, agar tidak muncul kepanikan atau panic buying di tengah masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar