SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemkot Kendari

Aksi Jumat Bersih di Mandonga: Camat, Lurah, dan RT/RW Bergerak Bersihkan Drainase demi Kota Bebas Banjir

Mandonga 1
Camat Mandonga, Kasman Marewa saat memimpin langsung aksi Jumat bersih di wilayah teritorialnya. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam menciptakan kota yang bersih, sehat, dan bebas banjir terus digelorakan hingga ke tingkat kecamatan. Di Kecamatan Mandonga, semangat itu diwujudkan dalam aksi “Jumat Bersih” yang melibatkan Camat, para lurah, hingga jajaran RT/RW untuk membersihkan drainase dan sampah di lingkungan warga.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Camat Mandonga, Kasman Marewa, ini dilaksanakan pada Jumat pagi (11/7/2025) dan menyasar titik-titik yang rawan genangan air serta area publik yang kerap dipenuhi sampah berserakan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami mendukung visi Ibu Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam menciptakan kota yang bebas banjir dan bersih lingkungannya. Kami ingin menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai gerakan bersama, bukan sekadar rutinitas mingguan,” ujar Kasman Marewa saat ditemui di lokasi pembersihan.

FB IMG 1752804511826

Camat, Lurah bersama RT/RW saat melakukan aksi bersih-bersih. Foto Andri

Dalam kegiatan tersebut, para lurah dari seluruh kelurahan di Kecamatan Mandonga turut serta, lengkap dengan dukungan ketua RT/RW dan warga setempat. Mereka tampak berjibaku membersihkan saluran drainase yang tersumbat lumpur, sampah plastik, dan dedaunan yang menumpuk. Beberapa titik yang dibersihkan bahkan telah lama tidak tersentuh sehingga menyulitkan aliran air saat hujan deras.

“Drainase yang tersumbat menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir lokal. Karena itu, kami prioritaskan pembersihan di titik-titik rawan seperti ini. Kami juga ingin memberikan contoh langsung kepada warga bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Kasman.

Bersihkan

Camat Mandonga, Kasman Marewa saat memimpin aksi bersih-bersih. Foto Andri

Menurutnya, kegiatan Jumat Bersih bukan hanya soal membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk edukasi publik tentang pentingnya peran warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari bencana.

“Seringkali yang menyumbat drainase itu justru sampah rumah tangga. Padahal kalau masyarakat lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya, kondisi ini bisa kita cegah. Kami harap kegiatan ini bisa menggugah kesadaran kolektif,” bebernya.

Kasman juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Mandonga telah menetapkan agenda rutin Jumat Bersih sebagai bagian dari gerakan sosial berbasis kelurahan. Ia bahkan mendorong agar kegiatan ini diperluas hingga ke lingkungan rumah-rumah warga melalui gotong royong warga RT/RW.

FB IMG 1752804465290

Masyarakat saat membakar sampah yang berserahkan. Foto Andri

“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada ruang publik, tapi juga mendorong gotong royong di lingkungan masing-masing. Jadi tidak hanya bersih di jalan besar, tapi juga bersih di gang-gang kecil, di halaman rumah, dan selokan-selokan kecil,” katanya.

Atas hal itu, Camat Kasman Marewa berharap kegiatan ini bisa terus ditingkatkan kualitasnya, bukan hanya soal banyaknya titik yang dibersihkan, tetapi pada tumbuhnya kesadaran warga untuk menjaga lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami ingin kebersihan menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan mingguan. Kalau kesadaran itu tumbuh, maka kota bersih dan bebas banjir bukan lagi sekadar wacana, tapi menjadi kenyataan,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement