MUNA, TERASSULTRA.COM – Polres Muna terus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyebaran paham radikalisme di wilayah hukumnya. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui pendekatan berbasis silaturahmi dengan para tokoh agama, adat, dan masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Darul Ulum Wal Barokah di Jalan Gambas, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Batalaiworu, Senin (3/2/2025), PS Kanit IV Sat Intelkam Polres Muna, Bripka Andi Okat Sairi, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menangkal radikalisme. Menurutnya, salah satu akar penyebab munculnya paham radikal adalah kurangnya pemahaman yang benar, mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian, serta kegagalan dalam menerima perbedaan.
“Kami terus melakukan pendekatan dengan para tokoh agama, adat, dan masyarakat untuk membangun sinergi dalam mencegah penyebaran paham radikalisme. Dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat agar kita bisa bersama-sama menyatakan sikap tegas melawan radikalisme,” beber Bripka Andi Okat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak pimpinan pondok pesantren, Hasan Basri, serta para santri untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Kami berharap para santri menjadi garda terdepan dalam menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, cinta damai, serta menolak segala bentuk paham radikal, terorisme, dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” tambahnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Muna dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
“Melalui pendekatan persuasif dan kolaboratif, kami berkomitmen untuk terus membangun kesadaran bersama dalam menangkal potensi ancaman radikalisme di tengah masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar