SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Presiden Prabowo Tinjau Projek Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Papua Selatan yang Dikelola Haji Isam

IMG 20241104 WA0038
Presiden Prabowo saat melaksanakan kunjungan kerja di Papua Selatan dalam hal mengecek projek cetak sawah 1 juta hektare yang dikelola Haji Isam. Foto ist

MERAUKE, TERASSULTRA.COM – Setelah resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja perdana ke projek cetak sawah satu juta hektare yang dikelola oleh Haji Isam di Wanam, Provinsi Papua Selatan, pada Minggu, 3 November 2024.

Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri, termasuk Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofik, Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Presiden Prabowo tiba di Bandara Lanud JA Dimara Merauke menggunakan pesawat kepresidenan dan melanjutkan perjalanan dengan helikopter milik TNI AD menuju Wanam. Setibanya di lokasi proyek cetak sawah, Prabowo melakukan pengecekan langsung terhadap progres projek yang sedang berlangsung.

Dia menyaksikan ratusan alat berat beroperasi di lahan yang masih berlumpur, serta meninjau lokasi yang direncanakan untuk pembangunan pelabuhan dan jalan sepanjang 140 km dari Distrik Ilwayab ke Distrik Muting.

Kedatangan Presiden disambut antusias oleh warga setempat. Prabowo berinteraksi langsung dengan masyarakat, membagikan pakaian, dan bahkan menggendong anak-anak Papua yang berada di sekitar lokasi projek.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa projek cetak sawah satu juta hektare ini merupakan prioritas strategis nasional.

“Presiden Prabowo akan mempercepat pelaksanaan projek ini dengan menyediakan seluruh fasilitas yang diperlukan, termasuk fasilitas air bersih,” ungkap Amran Sulaiman.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofik menambahkan bahwa Presiden sangat antusias dengan progres projek yang dikelola oleh Haji Isam.

“Meskipun baru beberapa bulan berjalan, hasilnya sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan,” paparnya.

Asisten Operasi Projek 1 Juta Hektare, GT Denny Ramdhani, atau yang akrab disapa Haji Deden, menyatakan kebanggaannya atas kunjungan Presiden.

“Kami sangat bangga karena ini adalah kunjungan pertama Presiden setelah pelantikannya. Meskipun terjadwal mendadak, berkat koordinasi tim, kunjungan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Haji Deden juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, progres projek telah mencapai 2.037 hektare lahan yang sudah dirintis, dengan panjang jalan yang sudah dibangun mencapai 19,90 km. Selain itu, parit di kiri kanan jalan sudah mencapai 18,91 km, pengerasan jalan 5,25 km, dan base course 3,56 km.

“Ini adalah kerja cepat. Kata Presiden, sekarang bukan waktunya bicara, tapi saatnya beraksi, sedikit bicara banyak kerja,” tandas Haji Isam.

Kunjungan ini tidak hanya menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan pertanian di Papua Selatan, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata bagi peningkatan ketahanan pangan nasional.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement