JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu menyampaikan apresiasi terhadap Divisi Humas Polri yang terus berupaya memperkuat komitmen dalam menyampaikan fakta kepada publik. Di usia ke-73, Ninik mengingatkan agar Humas Polri mengutamakan transparansi tanpa diksi-diksi konspiratif dan berkomunikasi dengan cara yang santun kepada masyarakat, bukan sekadar karena jabatan.
Dalam diskusi pada Sarasehan Syukuran HUT Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2024), Ninik menggarisbawahi bahwa Humas Polri perlu menunjukkan perubahan dalam pola komunikasi, bukan hanya untuk membangun citra positif, tetapi juga menyampaikan informasi yang benar terkait kinerja kepolisian.
“Fenomena ‘viral justice’ kini menjadi tantangan. Banyak kasus menjadi perhatian luas di media sosial, sehingga komitmen Humas Polri untuk menyampaikan kebenaran semakin krusial,” ujar Ketua Dewan Pers, merujuk pada situasi di mana keadilan diproses melalui media online.
Ninik juga menyebutkan bahwa komitmen Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, dalam menyampaikan kebenaran layak diapresiasi. Menurutnya, Humas memiliki tanggung jawab untuk merespons isu-isu yang beredar di masyarakat dengan cepat dan tepat, membangun kepercayaan publik terhadap institusi.
Dia mengungkapkan bahwa posisi Humas Polri dan jurnalis tak jauh berbeda, meskipun memiliki keterbatasan objek yang berbeda. Keduanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyampaikan informasi kepada publik secara benar dan objektif.
Sarasehan tersebut juga dihadiri berbagai mantan Kadiv Humas Polri, termasuk Irjen Pol (Purn) Sisno Adiwinoto, Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar dan sejumlah tokoh lain yang telah berkontribusi dalam membangun pondasi komunikasi publik yang kuat bagi Polri.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Humas Polri dalam menjalankan perannya sebagai penghubung yang transparan dan akuntabel antara Polri dan masyarakat.
Penulis: Andri


















Komentar