SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Dua Jembatan Garuda di Kendari Diresmikan, Dibangun TNI dalam 35 Hari

Siska 81
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri peresmian jembatan yang dibangun TNI, Senin (25/8/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dua Jembatan Garuda yang menghubungkan Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, dengan Kelurahan Tobuuha dan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, resmi digunakan masyarakat.

Jembatan tersebut dibangun TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1417 Kendari dan diresmikan pada Senin, 24 Agustus 2026.

Peresmian dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, serta jajaran TNI dan pemerintah daerah.

Dua jembatan itu dibangun untuk memperkuat konektivitas antarkelurahan sekaligus mempermudah mobilitas warga. Kehadirannya diharapkan memangkas jarak tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, hingga mengakses pelayanan publik.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut. Infrastruktur yang dibangun TNI memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena membuka akses yang sebelumnya lebih sulit dilalui.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat membantu masyarakat Kota Kendari, khususnya dalam mempermudah akses dan mobilitas warga antarwilayah,” ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kolaborasi dengan TNI, kata Siska, menunjukkan bahwa pembangunan dapat dilakukan secara bersama untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1417 Kendari, atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Siska berharap jembatan tersebut dirawat bersama sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga menekankan pentingnya keberadaan infrastruktur penghubung untuk memperlancar aktivitas warga di dua wilayah yang selama ini membutuhkan akses yang lebih efektif.

Sementara itu, Komandan Kodim 1417 Kendari Kolonel Arm Danny Arianto Pardamean Girsang mengatakan pembangunan dua Jembatan Garuda dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Menurut Danny, pengerjaan masing-masing jembatan berlangsung sekitar 30 hingga 35 hari sampai siap digunakan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini kami kerjakan kurang lebih 30 sampai 35 hari hingga selesai dan siap digunakan,” kata Danny

Ia mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari kontribusi TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Danny menegaskan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi akses penghubung, tetapi juga memberikan dampak terhadap kelancaran aktivitas warga di wilayah sekitarnya.

“Ini merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI Angkatan Darat untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya melalui pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement