SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Ketua DPRD Kendari: Pancasila Harus Menjadi Landasan Berpikir dan Bertindak

Siska 13
Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto saat menghadiri peringatan hari Pancasila. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Nuansa kebhinekaan mewarnai Upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Kendari, Senin, 1 Juni 2026. Formasi pasukan pengibar bendera yang merepresentasikan lima sila Pancasila menjadi simbol kuat ajakan memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman baru.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari, Irmawati, turut menghadiri upacara tersebut. Keduanya menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara posisi komandan upacara dipercayakan kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail.

Nuansa kebhinekaan terlihat kuat dalam prosesi upacara. Formasi pasukan pengibar bendera dirancang secara khusus merepresentasikan lima sila Pancasila. Simbolisasi itu menjadi gambaran bagaimana nilai dasar negara diharapkan hadir dalam setiap sendi kehidupan masyarakat.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum refleksi bersama di tengah berbagai dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

“Pancasila harus menjadi landasan berpikir dan bertindak bagi seluruh warga negara,” jelasnya.

Pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di era yang sarat tantangan dan perbedaan pandangan.

“Di tengah dinamika yang semakin kompleks, Pancasila menjadi perekat yang menjaga persatuan dan arah kehidupan berbangsa,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari, Irmawati. Ia menilai tema peringatan tahun ini, “Pancasila sebagai Fondasi Keutuhan Bangsa dalam Menghadapi Tantangan Zaman Baru”, sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut Irmawati, tantangan global yang semakin kompleks menuntut seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dan memiliki pijakan nilai yang sama.

“Kesatuan yang kokoh hanya bisa terwujud apabila seluruh masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement