SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah

Krisis Air Bersih, PT Wijaya Inti Nusantara Bangun Sumur Bor untuk Warga

Ein
Bantuan sumur PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) untuk warga Konsel. Foto Arsya

KONSEL, TERASSULTRA.COM – Di Dusun 2 Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), air bersih bukan sesuatu yang selalu mudah didapat. Saat musim kemarau datang, sebagian warga harus berupaya lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Kondisi inilah yang mendorong PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) turun langsung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pada Sabtu (11/4/2026), perusahaan tersebut menggelar kegiatan pembuatan sumur bor sebagai solusi jangka panjang atas keterbatasan akses air bersih di wilayah itu. Sejak pagi hingga sore, tim yang terdiri dari humas, CSR, dan teknisi lapangan bekerja menyelesaikan proses pengeboran hingga instalasi pompa air.

Program bertema “PT WIN Peduli Air Bersih-Mendukung Kebutuhan Dasar Masyarakat Desa Torobulu” itu tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga harapan baru bagi warga.

“Kami melihat langsung kebutuhan masyarakat di sini. Air bersih adalah kebutuhan dasar, jadi program ini kami prioritaskan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” ungkap KTT PT WIN, Muhammad Nur Iman Djalani di lokasi kegiatan.

Selain membangun fasilitas, PT WIN juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perawatan sumur bor dan penggunaan air secara bijak. Langkah ini dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Kami berharap sumur ini bisa dijaga bersama. Penggunaan air juga harus bijak supaya bisa dinikmati dalam waktu lama,” tambahnya.

Sumur bor yang dibangun dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian warga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci. Selama ini, sebagian warga masih bergantung pada sumber air terbatas yang kerap mengering saat musim kemarau.

Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengeboran, pemasangan pipa, hingga instalasi pompa air. Setelah selesai, sumur langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah desa dan warga setempat. Mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut ambil bagian dalam proses pembangunan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sumur bor ini. Selama ini kalau kemarau, air susah sekali. Sekarang sudah jauh lebih mudah,” ungkap tokoh masyarakat Sahabudin.

Meski demikian, ia berharap program ini dapat terus dikembangkan. Salah satu usulan yang muncul adalah penambahan jaringan pipa distribusi agar air bisa menjangkau seluruh rumah.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement