SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olahraga

KONI Kota Kendari Bidik Juara Umum Porprov 2026, Sekaligus Gaet Panggung Internasional

Rj koni
Ketua KONI Kota Kendari, LM. Rajab Jinik tengah saat memipin rakor persiapan pelaksaan Porprov tahun 2026. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Aroma kompetisi mulai terasa di Kota Kendari. Menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kendari tak sekadar bersiap sebagai tuan rumah tetapi bersiap kembali merebut gelar juara umum.

Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026, Ketua KONI Kota Kendari, LM. Rajab Jinik, menegaskan kesiapan seluruh cabang olahraga (Cabor) untuk tampil maksimal. Ia menyebut, konsolidasi internal terus diperkuat sambil menunggu keputusan final dari KONI Provinsi terkait jumlah cabor yang akan dipertandingkan.

“Kami tidak ingin sekadar menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga tuan rumah yang berprestasi. Semua cabor sudah menyatakan kesiapan. Tinggal menunggu finalisasi dari KONI Provinsi,” jelasnya.

Menurutnya, strategi pembinaan atlet kini difokuskan pada peningkatan kualitas dan kesiapan mental tanding. Evaluasi dari Porprov sebelumnya juga menjadi bahan penting untuk memperbaiki kekurangan.

Namun, ambisi Kota Kendari tak berhenti di arena Porprov. Dalam momentum yang sama, kota Kendari ini juga bersiap menyambut perhelatan internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang akan menghadirkan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Rajab Jinik melihat ini sebagai peluang emas untuk mempromosikan olahraga sekaligus budaya lokal kepada dunia.

“Kami ingin tamu-tamu internasional tidak hanya datang untuk forum, tetapi juga menikmati kekayaan olahraga dan budaya kita. Ini kesempatan memperkenalkan Kota Kendari ke panggung global,” tegasnya.

Sejumlah cabang olahraga telah disiapkan untuk menjadi atraksi, mulai dari bola pantai, voli pantai, hingga dayung yang memanfaatkan potensi alam pesisir Kendari. Tak hanya itu, olahraga tradisional juga akan ditampilkan sebagai bagian dari diplomasi budaya.

“Kami akan koordinasi dengan KONI dan Pemkot Kendari untuk menampilkan olahraga tradisional. Ini bukan sekadar hiburan, tapi identitas daerah yang ingin kami perlihatkan kepada dunia,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement