KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Kendari, Ibram Agus Sakti melakukan kunjungan kerja ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung, Provinsi Bali belum lama ini.
Kedatangan rombongan Pemkot Kendari disambut langsung oleh Kepala DPM-PTSP Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan beserta jajaran.
Diketahui, kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem digitalisasi dan inovasi layanan terpadu yang telah membuat MPP Badung menjadi salah satu pilot project nasional dengan 31 instansi dan 152 jenis layanan publik.
“MPP Badung memberikan banyak inspirasi, terutama dalam penerapan integritas dan digitalisasi pelayanan publik. Kami ingin menyesuaikan konsep ini dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Kendari,” ungkap Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Siska Karina Imran meninjau berbagai layanan unggulan, termasuk Layanan Pakta Integritas, sistem antrean digital, serta model distribusi layanan hingga tingkat kelurahan yang efektif memangkas waktu dan biaya masyarakat.
“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi, cepat, dan transparan. Kami ingin masyarakat merasakan langsung kemudahan itu,” jelasnya.
Langkah ini tambahnya menjadi bagian dari komitmen Pemkot Kendari untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan dipercaya masyarakat, sejalan dengan visinya dalam mewujudkan kota yang berintegritas, modern, dan inklusif.
“Kendari harus siap menjadi kota digital yang melayani warganya dengan cepat, mudah, dan akuntabel. Kolaborasi dengan daerah yang sudah maju seperti Badung akan menjadi langkah awal menuju ke sana,” tandas Siska Karina Imran.
Penulis: Andri


















Komentar