SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Apresiasi Langkah Cepat Wali Kota Kendari Antisipasi Bencana, Rajab Jinik: Ini Bukti Pemerintah Hadir untuk Rakyat

IMG 20240301 WA00263
Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik saat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengantisipasi bencana. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, LM. Rajab Jinik mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Menurut Rajab, instruksi Wali Kota kepada seluruh camat dan lurah untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respons terhadap potensi bencana merupakan bentuk kepemimpinan responsif dan berorientasi pada keselamatan rakyat.

“Langkah yang diambil Ibu Wali Kota sangat tepat dan patut diapresiasi. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat saat mereka sangat membutuhkan perlindungan,” ujar Rajab Jinik kepada terassultra.com, Minggu (29/6/2025).

Rajab Jinik menegaskan bahwa DPRD akan mendukung penuh setiap langkah eksekutif yang berpihak pada kepentingan keselamatan warga, termasuk dari sisi penganggaran dan pengawasan kebijakan.

“Kami di DPRD siap bersinergi, terutama dalam hal penguatan anggaran darurat bencana, pengadaan sarana tanggap darurat, dan pemantauan pelaksanaan instruksi teknis di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga meminta para camat dan lurah benar-benar menjadikan instruksi ini sebagai panduan kerja, bukan sekadar formalitas. Menurut Rajab, peran pemimpin wilayah di tingkat mikro sangat menentukan dalam kecepatan penanganan bencana dan penyelamatan warga.

IMG 20240301 WA00253

Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik saat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan Wali Kota Kendari mengantisipasi dampak cuaca eksrem. Foto Andri

“Kalau RT, lurah, dan camat tanggap dan cepat, maka korban bisa ditekan, dan kerugian harta bisa diminimalisasi. Jangan sampai masyarakat merasa dibiarkan,” paparnya.

Tak hanya itu, politikus Golkar itu mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah rawan bencana. Ia menyebut bahwa kesadaran masyarakat untuk waspada terhadap lingkungan sekitar masih menjadi tantangan tersendiri, sehingga pemerintah harus gencar memberikan penyuluhan langsung.

“Saya mendorong agar Pemkot melalui BPBD atau kelurahan rutin memberikan edukasi. Kadang yang kita hadapi bukan hanya bencana alam, tapi juga bencana informasi, seperti tidak tahu harus ke mana saat darurat. Ini harus diatasi,” tegasnya.

Kemudian, Rajab Jinik juga meminta agar Pemkot segera mengaktifkan kembali posko siaga bencana di tingkat kelurahan dan kecamatan, melibatkan pemuda dan karang taruna dalam skema tanggap darurat, serta memperkuat koordinasi dengan OPD teknis dan aparat TNI-Polri.

Dengan demikian, Rajab Jinik menuturkan bahwa peristiwa cuaca ekstrem ini harus menjadi pelajaran penting bahwa pemerintah daerah tidak boleh lengah sedikit pun terhadap dinamika iklim dan potensi bencana.

“Kita patut bersyukur punya pemimpin yang peka seperti Ibu Wali Kota. Tinggal bagaimana kita semua bergerak bersama, cepat, dan terorganisir. Karena bencana tidak mengenal waktu dan tempat,” tutupnya.

FB IMG 1751184512402 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman saat meninjau lokasi rawan banjir. Foto Andri

Seperti diketahui, Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir mengalami cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan intensitas tinggi, angin kencang, dan potensi banjir serta tanah longsor, terutama di kawasan padat penduduk dan dataran rendah.

Sebagai respons awal, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran memimpin langsung rapat koordinasi penanggulangan bencana bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah. Dalam rapat tersebut, Wali Kota mengeluarkan tiga instruksi utama yang menitikberatkan pada kesiagaan, koordinasi lapangan, dan kecepatan pelaporan.

“Camat dan lurah harus aktif melakukan pemantauan wilayah secara berkala dan segera mengambil tindakan jika ditemukan potensi bencana. Pemerintah harus hadir cepat dan tanggap di tengah masyarakat,” tegas Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Instruksi Wali Kota tersebut juga menetapkan penggunaan Call Center 112 sebagai saluran utama pelaporan kejadian darurat, serta mendorong masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika melihat indikasi awal bencana seperti genangan air, longsoran tanah, atau pohon yang rawan tumbang. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement