KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendukung penuh langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) yang tengah mempersiapkan pembentukan kios pangan di 65 kelurahan.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret untuk menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Dukungan itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik saat dikonfirmasi melalui telepon whatsappnya, Kamis (26/6/2025).
Menurut Rajab, langkah Pemkot ini sangat strategis dan menjawab kebutuhan masyarakat yang kerap mengeluhkan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Pembentukan kios pangan di tingkat kelurahan ini langkah yang sangat tepat. Tidak hanya memberi jaminan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, tetapi juga dapat mengontrol dan menstabilkan harga kebutuhan pokok di tingkat akar rumput,” katanya.
Politisi Partai Golkar itu menilai bahwa dengan adanya kios pangan di setiap kelurahan, Pemkot Kendari dapat memangkas panjangnya rantai distribusi kebutuhan pokok. Hal ini juga berdampak positif bagi pelaku usaha kecil dan pedagang di daerah.
“Selain membuat harga lebih stabil dan terjangkau bagi warga, kios pangan ini juga dapat memberi efek positif bagi pelaku usaha kecil, khususnya UMKM yang berada di tingkat kelurahan. Jadi, ini bukan hanya soal kebutuhan pokok semata, tetapi juga soal pemerataan ekonomi daerah,” tegasnya.

Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik mendukung pembetukan kios pangan oleh Pemkot Kendari. Foto Andri
Ia juga berharap agar Pemkot Kendari dapat segera merealisasikan langkah ini dengan mekanisme pengawasan dan pola kerja sama yang jelas, agar program dapat berlangsung dengan baik dan berdampak signifikan bagi masyarakat.
“DPRD siap mengawal dan memberi masukan agar kios pangan ini betul-betul tepat guna dan tepat sasaran. Kita juga berharap kios ini dapat menjual bahan pokok dengan harga yang wajar dan kualitas yang terjaga,” tutupnya.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat membuka sosialisasi pembentukan kios pangan di 65 Kelurahan. Foto Andri
Sebelumnya, Sudirman menekankan bahwa Kios Pangan merupakan langkah strategis untuk memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok dari distributor langsung ke tingkat konsumen. Dengan begitu, diharapkan dapat mencegah permainan harga oleh para tengkulak yang berpotensi memicu inflasi.
“Kalau ini tidak terjadi, bisa saja ada tengkulak yang memanfaatkan situasi untuk memainkan harga kebutuhan pokok. Dan itu dapat memicu inflasi di Kota Kendari,” tegasnya, Rabu (25/6/2025).
Saat ini, kata Sudirman, pasokan kebutuhan pokok, khususnya beras, relatif aman dan melimpah di Kota Kendari berdasarkan laporan dari Bulog. Namun, ia menekankan bahwa langkah antisipasi tetap perlu dilakukan agar rantai pasokan dan pola distribusi kebutuhan pokok dapat dijaga dengan baik.
“Saat ini, menurut informasi dari Bulog, stok beras di Kota Kendari memang sedang melimpah. Namun, keberadaan Kios Pangan ini tetap vital sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok lainnya. Jadi, masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga yang wajar dan terjangkau,” bebernya.
Sudirman juga mengatakan bahwa Kios Pangan dapat menjadi titik kendali bagi daerah dalam memastikan kebutuhan pokok dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Harapan kami, seluruh masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok ini langsung dari kios pangan maupun dari pasar dengan harga yang stabil. Bila nanti terjadi fluktuasi harga di tingkat pasar, maka Kios Pangan ini dapat hadir sebagai alternatif bagi warga,” tandasnya. (adv)


















Komentar