SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Wali Kota Kendari Raih detiktimur Awards 2026 Berkat Digitalisasi Penerimaan Daerah

Siska 56
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran didampingi Kadis Kominfo, Sahutianto Meronda kiri dan Kabid Infokom Heri pose bersama usai terima detiktimur Awards 2026, Jumat (8/8/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menerima penghargaan detiktimur Awards 2026 atas inovasi Pemerintah Kota Kendari dalam mendorong digitalisasi penerimaan daerah. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang digelar detikcom di Depok, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026) malam.

Penghargaan itu menjadi apresiasi atas langkah Pemkot Kendari membangun sistem penerimaan daerah yang lebih transparan, terdokumentasi, dan minim transaksi tunai. Digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi dinilai mampu mempersempit ruang terjadinya pungutan liar sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Siska mengatakan penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian dirinya, melainkan hasil kerja seluruh jajaran Pemkot Kendari dalam membenahi tata kelola pemerintahan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan. Digitalisasi bukan hanya mempermudah pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi langkah penting dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

1b9924ff 88c4 4ef6 ab1e dbaa949d67d0 1140x1426 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima menerima penghargaan detiktimur Awards 2026 di Jawa Barat, Jumat (8/8/2026). Foto Andri

Menurutnya, digitalisasi penerimaan daerah merupakan bagian dari upaya Pemkot Kendari mengubah pola pelayanan pemerintahan agar lebih cepat, mudah, sekaligus dapat diawasi.

Melalui sistem non-tunai dan terintegrasi, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak maupun retribusi tanpa harus melalui transaksi langsung yang berpotensi menimbulkan persoalan administrasi.

Bagi pemerintah daerah, sistem tersebut juga memberikan jejak transaksi yang lebih jelas. Setiap penerimaan dapat tercatat dan dipantau sehingga pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah menjadi lebih kuat.

Siska menegaskan transformasi digital di lingkungan Pemkot Kendari tidak akan berhenti pada sektor penerimaan daerah. Pemerintahannya akan memperluas pemanfaatan teknologi informasi ke berbagai sektor pelayanan publik.

“Transformasi digital akan terus kami perluas ke berbagai sektor pemerintahan. Tujuannya bukan hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mengoptimalkan penerimaan daerah dan membangun kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

825f0a7c cfd5 4fcf 9e76 12ed5ee21737 1140x855 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima menerima penghargaan detiktimur Awards 2026 di Jawa Barat, Jumat (8/8/2026). Foto Andri

Digitalisasi penerimaan daerah juga menjadi instrumen Pemkot Kendari untuk menekan potensi pungutan liar.

Dengan mengurangi transaksi tunai dan mengintegrasikan proses pembayaran ke dalam sistem digital, interaksi yang tidak diperlukan antara petugas dan masyarakat dapat diminimalkan. Pemerintah juga lebih mudah melakukan pemantauan terhadap aliran penerimaan. Langkah itu sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan PAD.

Masyarakat memperoleh mekanisme pembayaran yang lebih jelas, sementara pemerintah memiliki data transaksi yang dapat digunakan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi.

Siska menilai sistem pemerintahan berbasis digital pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana inovasi ini memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Pelayanan harus semakin mudah, cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebagai Ketua Komwil VI APEKSI, Siska mendorong agar transformasi digital menjadi bagian penting dalam pembenahan tata kelola pemerintahan daerah.

c432482d 7f75 4ae3 a7d9 951e7af15500 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima menerima penghargaan detiktimur Awards 2026 di Jawa Barat, Jumat (8/8/2026). Foto Andri

Penggunaan teknologi menjadi kebutuhan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efektif dan terbuka.

Detiktimur Awards 2026 mengusung tema “Anugerah Inovasi dan Kontribusi untuk Indonesia Bagian Timur”. Ajang tersebut memberikan penghargaan kepada kepala daerah, institusi pemerintah, pelaku usaha, dan tokoh yang dinilai menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan kawasan Indonesia Timur.

Penghargaan yang diterima Siska menempatkan inovasi Pemkot Kendari dalam digitalisasi penerimaan daerah sebagai salah satu praktik yang mendapat perhatian dalam ajang tersebut.

Dengan demikian, Siska mengatakan penghargaan tersebut justru menjadi pengingat agar inovasi yang telah berjalan tidak berhenti sebagai sebuah capaian.

“Ini bukan akhir, tetapi menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah dan menghadirkan pem5erintahan yang semakin terbuka, bersih, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement