SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Wakili Pj Gubernur, Sekda Sultra Lepas Kafilah MTQ Korpri Menuju Kalimantan Tengah

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Mewakili Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio memberikan sambutan sekaligus melepas kafilah Provinsi Sultra untuk mengikuti MTQ VII Korpri tingkat nasional tahun 2024 di Kalimantan Tengah. Kegiatan pelepasan yang digelar pada Kamis (31/10/2024) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra ini turut dihadiri oleh Kepala BKD Sultra, Kepala Biro Kesra Sultra, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

IMG 20241031 WA0101

Sekda Asrun Lio saat melaksanakan rapat pelepasan kafilah Provinsi Sultra untuk mengikuti MTQ VII Korpri tingkat nasional tahun 2024 di Kalimantan Tengah. Foto Andri

Dalam kesempatan itu, Sekda Asrun Lio menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan bagi kafilah agar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk menimba pengalaman baru. Ia berharap para pendamping kontingen dapat mempelajari setiap aspek penyelenggaraan MTQ di daerah lain sebagai persiapan Sultra yang akan menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional pada tahun 2025 mendatang.

“Bagi para pendamping, bukan hanya sekadar mendampingi, tetapi juga perlu mempelajari bagaimana event ini digelar. Tahun depan, Sultra akan dipercaya sebagai tuan rumah STQ nasional, sehingga kita harus siap mengakomodir para tamu dengan sebaik mungkin,” ungkap Sekda mewakili Pj Gubernur Sultra.

IMG 20241031 WA0100

Pemprov Sultra saat melaksanakan rapat pelepasan kafilah Sultra untuk mengikuti MTQ di Kalimanten Tengah. Foto Andri

Dia mengingatkan, sebagai tuan rumah, penting untuk membentuk citra positif dan kesan baik bagi para tamu, mengingat Provinsi Sultra telah dikenal sebagai daerah dengan fasilitas Kawasan MTQ permanen yang telah mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada pelaksanaan MTQ Nasional ke-21 tahun 2006. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu alasan nasional mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah acara keagamaan besar karena kesiapan infrastrukturnya.

“Melalui Kawasan MTQ permanen ini, kita bisa menghemat anggaran. Kalau dulu anggaran besar harus dialokasikan untuk fasilitas sementara, kini itu tidak lagi diperlukan. Tidak heran Sultra sering dipercaya sebagai tuan rumah, karena fasilitas kita siap dan ini membawa dampak ekonomi positif, mulai dari perhotelan hingga UMKM,” jelasnya.

IMG 20241031 WA0104

Rapat pelepasan kafilah untuk mengikuti MTQ di Kalimantan Tengah. Foto Andri

Sekda juga menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus dalam berkompetisi. Para peserta mewakili sekitar 2,7 juta masyarakat Sultra. Bertandinglah dengan niat untuk Allah SWT sebab keikutsertaan dalam syiar Islam ini juga merupakan salah satu bentuk prestasi.

Selain itu, Asrun Lio menyinggung pentingnya MTQ bagi peningkatan kompetensi dan produktivitas para Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagaimana yang diamanatkan dalam UU ASN. Menurutnya, kompetensi religius, seperti kemampuan membaca dan memahami Al Quran, sangat penting untuk menjaga integritas dan kesejahteraan spiritual aparatur.

“Dengan kompetensi religius, kita bukan hanya kompetitif di bidang tugas, tapi juga memantapkan diri sebagai pribadi yang memiliki integritas tinggi,” katanya.

Asrun Lio mengapresiasi terpilihnya para peserta sebagai duta-duta terbaik Sultra untuk berlaga di tingkat nasional. Dia mengingatkan, sejak pertama kali digelar pada 2012, MTQ Korpri telah berkembang menjadi ajang yang bergengsi dan diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. Sultra bahkan pernah meraih Juara Umum pada MTQ Korpri di Samarinda tahun 2016, serta menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ Korpri tingkat nasional pada 2021.

“Semoga kejayaan Korpri Sultra dapat kembali terulang, seperti saat menjadi Juara Umum di Samarinda dan menjadi tuan rumah yang meninggalkan kesan mendalam bagi kafilah dari seluruh Indonesia,” harapnya.

IMG 20241031 WA0098

Mewakili Pj Gubernur, Sekda Sultra, Asrun Lio saat melepas kafilah Sultra untuk mengikuti MTQ di Kalimantan Tengah. Foto Andri

Tak hanya itu, Asrun Lio juga menekankan kepada para pelatih dan pendamping agar terus menjaga kondisi fisik dan mental para peserta, baik melalui pendampingan maupun bimbingan selama kegiatan berlangsung. Hal ini penting agar para kafilah dapat tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik bagi Sultra.

Kepala BKD Sultra, Zanuriah menambahkan, Sultra akan mengirimkan kafilah yang terdiri dari 100 orang untuk mengikuti sembilan cabang lomba. Partisipasi dalam ajang ini, ujarnya, bukan hanya bertujuan untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai syiar Islam di kalangan birokrasi dan bentuk pelestarian kecintaan terhadap Al Quran.

“Ini adalah bagian dari upaya menjaga kecintaan terhadap Al Quran di lingkungan Korpri, yang merupakan cerminan jiwa ASN yang religius,” jelasnya.

IMG 20241031 WA0102

Mewakil Pj Gubernur, Sekda Sultra, Asrun Lio saat memberikan sambutan dalam pelepasan kafilah untuk mengikuti MTQ di Kalimantan Tengah. Foto Andri

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sultra beserta jajarannya, staf ahli, asisten, kepala biro, kepala perangkat daerah, Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sultra, serta para pimpinan dan anggota Korpri Kabupaten Kota se-Sulawesi Tenggara. Turut hadir pula pimpinan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sultra serta tokoh-tokoh penting lainnya.

Dengan tekad dan semangat tinggi, kafilah Provinsi Sultra siap berangkat untuk berlaga di MTQ Korpri tingkat nasional di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang akan berlangsung dari 3 hingga 10 November 2024. Sekda berharap agar setiap peserta dapat memetik pelajaran berharga dari ajang ini, serta mampu menjaga nama baik dan membanggakan masyarakat Sultra di tingkat nasional. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement