SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Wagub Sultra Tutup STQH ke-28: Kolaka Raih Juara Umum

FB IMG 1751179491212
Wagub Sultra, Hugua saat menyerahkan hadiah kepada Juara Umum STQH. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua resmi menutup perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-28 Tingkat Provinsi di Ballroom Hotel Sahid Aziza Syahriah, Kota Kendari, Kamis (26/6/2025) malam.

Dalam sambutannya, Wagub Hugua menegaskan pentingnya menjadikan STQH sebagai momen penguatan nilai keislaman, bukan sekadar perlombaan seremonial.

“STQH bukan sekadar ajang lomba, tapi momentum spiritual untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan generasi Qur’ani yang cinta Al-Qur’an dan Hadis,” ungkapnya.

Kabupaten Kolaka keluar sebagai Juara Umum STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sultra. Menyusul di posisi kedua adalah Kota Kendari, dan Kabupaten Buton Tengah berada di peringkat ketiga.

Sementara untuk kategori Pawai Ta’aruf, Kabupaten Buton Selatan berhasil mencuri perhatian dan meraih posisi juara pertama. Kota Kendari menempati posisi kedua dan Kolaka Utara di urutan ketiga.

“Kami bangga dengan capaian peserta, ini menunjukkan bahwa pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an berjalan baik di daerah,” kata Hugua saat menyerahkan trofi secara simbolis kepada para juara.

Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Wakatobi itu juga mengingatkan seluruh pihak bahwa Sulawesi Tenggara telah ditunjuk sebagai tuan rumah STQH Nasional ke-28 oleh Kementerian Agama RI. Kegiatan berskala nasional tersebut akan digelar pada Oktober 2025.

“Saya mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk bersatu padu menyukseskan perhelatan STQH Nasional ini. Target kita bukan hanya sukses acara, tapi juga sukses prestasi dan sukses pertanggungjawaban,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarpihak, termasuk dukungan penuh dari pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, serta tokoh agama dan masyarakat sipil.

Dalam kesempatan itu, Hugua juga memberikan motivasi agar tidak patah semangat. Ia menekankan bahwa hakikat STQH adalah proses pembinaan akhlak dan spiritualitas, bukan semata kemenangan kompetitif.

“Teruslah istiqamah dan menjaga semangat menuntut ilmu, karena tujuan utama kita adalah menjadi insan Qur’ani yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” bebernya.

Dengan demikian, Hugua mengajak seluruh elemen untuk menjadikan STQH sebagai legacy religius daerah dan menjadikan Sultra sebagai barometer pembinaan Qur’ani di kawasan timur Indonesia.

“Mari kita tunjukkan bahwa Sultra bukan hanya bisa menjadi tuan rumah yang ramah, tetapi juga mampu mempersembahkan prestasi terbaik. Ini ikhtiar kita menuju Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” tandas Hugua.

Untuk diketahui, Juara Umum: Kabupaten Kolaka. Peringkat Kedua Kota Kendari. Peringkat Ketiga Kabupaten Buton Tengah. Sementara pemenang pawai Ta’aruf: Juara 1 Kabupaten Buton Selatan. Juara 2 Kota Kendari, dan Juara 3 Kolaka Utara

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement