KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Himawan Bayu Aji turun langsung mengatur arus lalu lintas dan membagikan helm gratis kepada pengendara di Kota Kendari, Senin, 19 Oktober 2026.
Diketahui, aksi ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.
Himawan mengatur lalu lintas di persimpangan depan Markas Polda Sultra pada pukul 06.30 hingga 08.00 WITA. Ia didampingi personel Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta Polda Sultra.
Pada waktu bersamaan, 22 pejabat utama Polda Sultra ditempatkan di sejumlah persimpangan, bundaran, dan titik putar balik kendaraan. Mereka bertugas membantu kelancaran arus kendaraan, terutama saat masyarakat berangkat bekerja dan beraktivitas pada pagi hari.
Terlihat, di sela pengaturan lalu lintas, Himawan menyapa pengendara dan membagikan helm kepada orang dewasa maupun anak-anak yang belum menggunakan perlengkapan keselamatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Himawan menegaskan, kehadiran polisi di jalan tidak hanya mengatur kendaraan, melainkan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kehadiran personel di sejumlah titik strategis bertujuan untuk membantu masyarakat menjalankan aktivitas pagi dengan lebih lancar,” ungkapnya.
“Pengaturan lalu lintas juga melibatkan unsur pendukung, termasuk Dinas Perhubungan dan Polri, guna memperkuat pelayanan di jalur-jalur yang membutuhkan pengawasan,” sambungnya.
Kegiatan tersebut tambahnya, merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri melalui Polisi Bersama Masyarakat. Aksi itu juga masuk dalam Quick Wins I tentang Ruang Publik Aman.
Himawan mengatakan, pelayanan kepolisian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, polisi tidak hanya hadir untuk menindak pelanggaran, tetapi juga mencegah risiko kecelakaan melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada pengguna jalan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tugas kepolisian mencakup langkah preemtif, preventif, dan represif. Dalam kegiatan tersebut, pendekatan preemtif lebih diutamakan melalui edukasi tentang kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan penggunaan perlengkapan keselamatan.
Selain itu, Kapolda Irjen Pol Himawan menyampaikan, orang tua harus memastikan anak berada dalam posisi aman dan tidak membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Ia mengingatkan, mengendarai sepeda motor sambil memegang anak dengan satu tangan merupakan tindakan berbahaya. Kondisi itu dapat mengurangi kendali pengendara terhadap kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Untuk itu, Himawan meminta jajaran Direktorat Lalu Lintas menyiapkan prosedur tetap terkait keselamatan anak saat berkendara bersama orang tua.
“Melalui kegiatan tersebut, kami berupaya memperkuat pelayanan yang humanis sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas di Kota Kendari,” tandasnya.
Penulis: Arsya

































Komentar