SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik

Terinspirasi dari Umar Samiun, Eka Nurvisanti Suparto Tarung di DPRD Baubau

IMG 20231216 WA0053
Caleg DPRD Kota Baubau dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Dapil 3 Wilayah Kecamatan Wolio, Eka Nurvisanti Suparto. Foto Andri

BAUBAU, TERASSULTRA.COM – Eka, panggilan akrab Eka Nurvisanti Suparto (ENS) seorang akademisi yang maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kota Baubau dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Dapil 3 Wilayah Kecamatan Wolio pada Pemilu 2024. Nur, mengaku memiliki sosok inspiratif yang menjadi panutannya untuk terjun ke dunia politik.

Diketahui, Eka Nurvisanti Suparto yang juga adik kandung La Ode Mutanafas ini, merupakan putri asli Buton yang lahir di Ambon, Maluku 19 Januari 1989. Eka, mengenyam pendidikan di SD N 2 Kaobula, kemudian melanjutkan sekolah di SMP N 4 Baubau dan berlanjut ke SMA N 1 Baubau.
Setelah lulus sekolah tahun 2008, Eka kemudian melanjutkan pendidikan dan kuliah di Universitas Muhamadiyah Buton. Disana, setelah lulus tahun 2018 kemudian mengabdi magang sebagai tenaga pengajar (asisten dosen, red) sampai saat ini.

Sosok yang menginspirasi Eka adalah Ketua Pimda PKN Sultra yang juga mantan Bupati Buton dua periode, Umar Samiun (US). Menurut Eka, Umar Samiun adalah salah satu pemimpin yang tulus memperjuangkan kepentingan daerah khususnya perjuangan pemekaran Provinsi Kepulauan Buton.

“Beliau, bang Umar Samiun selalu ada di hati masyarakat sejak menjadi Ketua DPRD Buton, Bupati Buton dua periode hingga menjadi Ketua Pimda PKN Provinsi Sultra,” bebernya, Sabtu (16/12/2023).

“Beliau adalah tokoh sentral pemekaran Provinsi Kepulauan Buton yang tulus mengabdi dan peduli dengan aspirasi seluruh masyarakat Kepton,” tambahnya.

Karena terinspirasi dengan Umar Samiun itulah yang mendorong Eka Nurvisanti Suparto (ENS) bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan maju mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPRD Kota Baubau.

“Sepenggal pengabdian kami sebagai kader beliau semoga bisa membantu perjuangan percepatan pemekaran Provinsi Kepulauan Buton,” tutup Eka.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement