SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Syahrir Kanda: Reses DPRD Kota Kendari Momentum Penting Serap Aspirasi dan Kawal Pembangunan Daerah

IMG 20250624 WA0017
Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan Kota Kendari, Syahrir Kanda saat menyampaikan reses anggota dewan merupakan hak konstitusional. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari resmi memulai agenda reses masa sidang III tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung dari 23 hingga 26 Juni 2025, dengan fokus utama menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat dari berbagai daerah pemilihan, sekaligus mengawasi pelaksanaan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Kendari, Syahrir Kanda saat ditemui di Kantor DPRD Kendari, Selasa (24/6/2025). Menurut Syahrir, reses bukan hanya agenda formalitas biasa, tetapi sebuah mandat konstitusi yang wajib dijalankan oleh setiap anggota dewan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para pemilih dan konstituen.

“Reses ini bukan hanya formalitas biasa. Ini adalah mandat konstitusi yang wajib dijalankan oleh setiap anggota dewan guna menyerap aspirasi dan kebutuhan warga dari daerah pemilihannya masing-masing,” tegas Syahrir Kanda.

Selain itu, kata dia, reses juga menjadi kesempatan bagi para legislator untuk menyampaikan laporan kerja dan pertanggungjawaban moral maupun politis kepada para konstituen yang telah memberi mereka amanah duduk di kursi parlemen daerah.

“Reses ini memungkinkan para wakil rakyat menerima masukan dari bawah, mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan daerah, dan mengidentifikasi kebutuhan prioritas yang belum terakomodasi dalam anggaran daerah. Jadi bukan hanya soal datang dan mendengar, tetapi juga soal bagaimana membawa aspirasi itu masuk ke dalam kebijakan daerah yang nyata dan berdampak bagi warga,” jelasnya.

Screenshot 20250624 093738 WhatsApp

Plt. Sekwan Kota Kendari, Syahrir Kanda saat memberikan keterangan. Foto ist

Pada agenda kali ini, sebanyak 35 anggota dewan dari berbagai daerah pemilihan di Kota Kendari dijadwalkan turun langsung ke lapangan guna berdialog dan berdiskusi dengan masyarakat.

“Reses resmi dimulai 23 Juni 2025 dan berlangsung hingga 26 Juni. Selama tiga hari penuh, para anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk berdialog, berdiskusi, dan menyerap berbagai aspirasi dari warga,” kata Syahrir.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk menyampaikan kebutuhan dan kendala yang dihadapi.

“Kami berharap masyarakat dapat menyuarakan kebutuhan, masukan, maupun kritik yang konstruktif. Semua itu nantinya menjadi bahan bagi kami untuk diperjuangkan dalam penganggaran daerah maupun pembentukan kebijakan daerah yang lebih berpihak pada kebutuhan warga,” bebernya.

Saat ditanya soal pengawasan pelaksanaan pembangunan daerah, Syahrir menekankan bahwa reses juga merupakan salah satu bentuk pengawasan dari dekat yang dijalankan para wakil rakyat. Ia mengatakan, dengan berdialog langsung bersama masyarakat, anggota dewan dapat memastikan bahwa pelaksanaan program pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Reses ini bukan hanya soal menyerap aspirasi, tetapi juga bentuk pengawasan dari dekat. Anggota dewan dapat memantau langsung progres pembangunan, mengecek apakah anggaran daerah digunakan dengan tepat guna dan menjawab kebutuhan warga,” ungkapnya.

Screenshot 20250624 093601 Chrome

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari. Foto ist

Lebih jauh, Syahrir menjelaskan bahwa setelah agenda reses selesai, seluruh aspirasi yang masuk dari berbagai daerah pemilihan akan direkap dan dijadikan bahan laporan resmi yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari. Laporan ini selanjutnya digunakan sebagai acuan bagi Badan Anggaran (Banggar) dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

“Yang paling penting dari reses ini adalah tindak lanjut dari aspirasi itu sendiri. Kami berkomitmen agar setiap aspirasi yang masuk dari tingkat bawah dapat diperjuangkan dan diwujudkan. Dengan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif, kami yakin dapat membawa Kota Kendari ke arah pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, dan berdampak positif bagi seluruh warganya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa reses masa sidang III tahun 2025 ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan.

Syahrir bahkan menekankan bahwa fokus dari reses kali ini juga termasuk memastikan pemerataan pembangunan hingga daerah pinggiran dan kawasan pesisir, guna menjadikan Kota Kendari sebagai daerah yang semakin sejahtera dan berdaya saing tinggi.

“Reses kali ini juga diharapkan dapat menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi strategis bagi daerah. Kami menginginkan pembangunan yang tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pinggiran dan pesisir, termasuk dalam soal pelayanan kesehatan, kualitas infrastruktur, dan pelayanan pendidikan,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement