SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Sumpah Pemuda, La Ode Tariala: Bangkitkan Semangat Persatuan Pemuda Sultra

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra). Momentum bersejarah ini kembali mengingatkan generasi muda akan pentingnya persatuan dan kesatuan, seperti yang telah diikrarkan oleh pemuda-pemudi Indonesia pada 28 Oktober 1928. Di Sultra, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, La Ode Tariala, menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda untuk meneladani semangat Sumpah Pemuda dan menjaga keutuhan bangsa.

20241007 112013 scaled

Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala saat pose bersama. Foto Andri

La Ode Tariala menekankan bahwa nilai-nilai persatuan yang digagas dalam Sumpah Pemuda sangat relevan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Politikus NasDem itu menyebutkan bahwa pemuda Indonesia, terutama di Sultra, memiliki peran krusial dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa, terutama di era yang penuh dengan disrupsi informasi dan globalisasi.

“Sumpah Pemuda bukan sekadar sejarah atau seremoni, tetapi merupakan cerminan tekad para pemuda Indonesia untuk bersatu demi Indonesia yang lebih baik. Saat ini, kita membutuhkan pemuda yang cerdas, kreatif, dan memiliki jiwa kebangsaan yang kuat. Saya ingin mengajak para pemuda di bumi anoa untuk terus menghidupkan nilai-nilai persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda ini,” jelas La Ode Tariala.

Screenshot 20241022 195933 Gallery 1

Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala saat memimpin rapat Paripurna. Foto Andri

Makna Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Masa Kini

Peringatan Sumpah Pemuda menjadi refleksi penting bagi bangsa Indonesia untuk memahami arti persatuan dan kebangsaan yang sejati. Sumpah yang diikrarkan pada tahun 1928 mencakup tiga poin utama: bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan berbahasa satu, bahasa Indonesia. Deklarasi ini menggambarkan tekad pemuda untuk mengesampingkan perbedaan demi mencapai tujuan bersama, yaitu kemerdekaan Indonesia.

Menurut La Ode Tariala, semangat dan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda harus menjadi panduan bagi para pemuda masa kini untuk menghadapi berbagai tantangan. Di era globalisasi dan digitalisasi, pemuda menghadapi beragam persoalan seperti radikalisme, disinformasi, polarisasi, dan krisis identitas. La Ode Tariala menegaskan bahwa pemuda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa melupakan jati diri bangsa dan semangat persatuan yang menjadi dasar dari Sumpah Pemuda.

“Nilai-nilai persatuan dalam Sumpah Pemuda harus menjadi pedoman utama bagi kita semua, terutama para pemuda, untuk tidak mudah terpecah belah oleh berbagai isu yang dapat merusak persatuan bangsa. Saat ini, persatuan sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Marilah kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia, khususnya Sultra yang lebih baik,” tegasnya.

Screenshot 20230524 182415 Chrome

Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala. Foto Andri

Pemuda Sultra dan Potensi Daerah

La Ode Tariala juga menyampaikan bahwa pemuda Sultra memiliki peran penting dalam memajukan daerah melalui inovasi dan kontribusi nyata. Dia berharap agar pemuda di Sultra bisa melihat potensi yang ada di daerah mereka sebagai modal untuk berkembang.

Dengan sumber daya alam yang melimpah dan keragaman budaya, Sultra memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang. Namun, kemajuan ini hanya bisa tercapai dengan peran aktif generasi muda yang memiliki visi untuk memajukan daerahnya.

“Sultra adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam, dan potensi ini harus dimanfaatkan dengan bijak oleh para pemuda. Kita membutuhkan generasi muda yang berani berinovasi, memiliki kepedulian terhadap masyarakat, serta siap untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Peran serta pemuda sangat krusial untuk membawa Sulawesi Tenggara menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sebagai Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi pemuda melalui berbagai program, termasuk akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pelatihan kerja, dan kesempatan untuk berwirausaha. La Ode Tariala berharap, melalui program-program tersebut, pemuda Sultra bisa lebih mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tantangan Pemuda di Era Digital

La Ode Tariala juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang kini mendominasi kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan peluang sekaligus tantangan yang besar bagi pemuda. Di satu sisi, teknologi memudahkan akses informasi dan membuka banyak peluang kerja dan usaha. Namun, di sisi lain, arus informasi yang deras juga menghadirkan ancaman berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten negatif yang bisa merusak persatuan bangsa.

“Saya ingin mengingatkan para pemuda di Sultra untuk menggunakan media sosial dan teknologi dengan bijak. Jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar. Kita harus menjadi generasi yang cerdas, mampu menyaring informasi dengan baik, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di dunia maya. Ini adalah salah satu cara untuk menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan kita,” katanya.

Dalam kesempatan itu, La Ode Tariala juga menyampaikan bahwa pemuda harus aktif dalam melawan radikalisme dan intoleransi yang bisa mengancam keutuhan bangsa. Menurutnya, semangat kebhinekaan dan toleransi yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Screenshot 20241005 185614 Gallery 2

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala. Foto Andri

Membangkitkan Semangat Nasionalisme

Hari Sumpah Pemuda menjadi momen penting untuk menggugah kembali semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. La Ode Tariala mengajak seluruh pemuda di Sultra untuk menjadikan peringatan ini sebagai momen intropeksi dan refleksi atas kontribusi yang bisa diberikan bagi bangsa dan daerah.

“Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya akan keberagaman. Di sinilah pentingnya gotong royong, saling mendukung, dan menjunjung tinggi nilai persatuan. Ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita lalui. Mari kita bersama-sama menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda, bukan hanya dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan nyata untuk membangun bangsa,” bebernya.

Dengan semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, La Ode berharap generasi muda di Sultra dapat terus memperkokoh rasa cinta tanah air, membangun solidaritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Momentum ini diharapkan mampu menggugah kesadaran pemuda akan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup di tengah-tengah generasi muda sebagai pondasi yang kokoh bagi Indonesia untuk melangkah ke masa depan yang lebih maju, kuat, dan berdaya saing tinggi,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement