SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Siska Karina Imran Antar Pemkot Kendari Raih Insentif Rp2 Miliar

Ski 81
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima penghargaan penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kemendagri, Jumat (29/5/2026) malam. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Di tengah tekanan ekonomi nasional dan persaingan ketat antar daerah dalam menciptakan lapangan kerja, Pemerintah Kota Kendari justru mencatat capaian yang tak bisa dianggap biasa.

Kota Lulo berhasil menembus posisi dua besar regional Sulawesi dalam kategori penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, kepada Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada malam puncak apresiasi yang berlangsung di Kota Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Atas capaian tersebut, Pemkot Kendari memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari pemerintah pusat. Dana itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja daerah yang dinilai berhasil menekan angka pengangguran secara terukur dan berbasis data resmi.

Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota, Baubau menempati posisi pertama, disusul Kendari di posisi kedua, sementara Parepare berada di posisi ketiga.

IMG 20260530 WA0008 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menerima penghargaan kategori penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kemendagri, Jumat (29/5/2026) malam. Foto Andri

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan penghargaan tersebut menjadi sinyal bahwa program pembangunan daerah yang dijalankan pemerintah kota mulai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses pekerjaan dan menggerakkan ekonomi warga.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni atau angka di atas kertas. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Kendari yang terus bergerak menghadapi tantangan ekonomi,” ungkapnya usai menerima penghargaan.

Ia mengatakan pemerintah kota selama dua tahun terakhir fokus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pelatihan tenaga kerja, pengembangan ekonomi kreatif, hingga menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Menurut Siska, penurunan angka pengangguran tidak bisa dicapai hanya dengan program administratif, tetapi membutuhkan keberanian pemerintah daerah menciptakan ruang tumbuh bagi investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat kecil.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat pembangunan. Karena ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya proyek fisik, tetapi bagaimana masyarakat bisa bekerja, berusaha, dan memiliki penghasilan yang lebih baik,” paparnya.

IMG 20260530 WA0006 1140x765 1

Kota Kendari berhasilbmenembus posisi dua besar regional Sulawesi dalam kategori penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kemendagri, Jumat (29/5/2026) malam. Foto Andri

Ajang penghargaan yang diselenggarakan Kemendagri tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat dalam mendorong kompetisi sehat antardaerah melalui sistem penilaian berbasis indikator objektif.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan seluruh proses penilaian dilakukan menggunakan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) serta data internal Kemendagri sehingga hasilnya tidak dapat dimanipulasi.

“Yang dipertandingkan itu dapat dihitung secara kuantitatif. Misalnya pengangguran, kemiskinan, dan inflasi, itu tidak bisa dibohongi karena datanya dari BPS,” ungkapnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Tito mengatakan pola pembinaan pemerintah daerah saat ini tidak lagi hanya menitikberatkan pada pengawasan administratif, tetapi juga mendorong kepala daerah berlomba menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Pemerintah pusat ingin daerah-daerah termotivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat pembangunan ekonomi di wilayahnya masing-masing,” urainya.

1356428c 3b1f 48c3 92ed 8416370a4fb4 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran kedua dari kanan saat menerima penghargaan penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kemendagri, Jumat (29/5/2026) malam. Foto Andri

Tak hanya itu, ia menjelaskan sistem kompetisi berbasis regional diterapkan agar penilaian berlangsung lebih adil. Daerah dibandingkan dengan wilayah yang memiliki karakteristik relatif serupa, baik dari sisi geografis maupun kapasitas fiskal.

“Daerah yang belum mendapat penghargaan sekarang masih punya kesempatan pada gelombang berikutnya. Sampai akhir November nanti akan ada sekitar 18 kali kegiatan seperti ini,” katanya.

Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi menghadirkan 28 nominasi dari tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Tahun ini, penghargaan diberikan dalam empat kategori strategis, yakni pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, creative financing, serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Pemkot Kendari aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, pelatihan tenaga kerja, hingga pengendalian inflasi daerah yang dinilai berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi lokal.

Capaian itu sekaligus memperkuat posisi Kendari sebagai salah satu daerah di kawasan Sulawesi yang menunjukkan tren pembangunan cukup progresif, terutama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement