KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Zulham Damu, kembali menggelar reses masa sidang III tahun 2025. Kali ini, politisi dari daerah pemilihan Kecamatan Wua-Wua itu menjadikan Kantor Kelurahan Anawai sebagai titik pertemuan bersama puluhan warga dan tokoh masyarakat, Selasa (24/6/2025).
Kegiatan reses ini berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di wilayah Anawai dan sekitarnya. Berbagai masukan itu disampaikan dengan harapan dapat diperjuangkan dan diwujudkan di tingkat pemerintahan daerah.
Saat membuka kegiatan, Zulham Damu menekankan bahwa reses bukan semata agenda formalitas biasa bagi anggota dewan, tetapi ruang komunikasi intensif bersama warga guna memastikan kebutuhan dan prioritas pembangunan dapat diakomodasi dengan baik.
“Reses ini bukan hanya agenda formalitas, tetapi momentum bagi saya untuk berdialog dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan hari ini, mulai dari kebutuhan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dicatat, tetapi juga akan kami perjuangkan di tingkat dewan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Zulham.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu saat melaksanakan reses di Kelurahan Anawai. Foto Andri
Sejumlah warga yang hadir memanfaatkan kesempatan ini dengan aktif menyuarakan kebutuhan mendesak di daerah mereka. Salah satu aspirasi yang paling mengemuka adalah terkait perbaikan saluran drainase yang kerap meluap saat musim penghujan, hingga mengakibatkan genangan air dan banjir kecil yang mengganggu mobilitas warga.
Ada juga warga yang menyoroti kebutuhan penerangan lampu jalan di beberapa titik strategis yang belum memadai, termasuk kebutuhan untuk penataan kawasan pemukiman padat penduduk guna menjamin lingkungan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, politisi Partai Demokrat itu memastikan bahwa setiap aspirasi yang masuk tidak hanya akan dijadikan catatan semata, tetapi juga dibahas bersama dengan pihak terkait agar dapat direalisasikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah.
“Setiap aspirasi yang disampaikan warga Anawai ini sangat berharga dan memang perlu mendapat perhatian khusus dari pihak eksekutif maupun legislatif. Kami di DPRD siap mengawal dan memastikan kebutuhan tersebut masuk dalam program prioritas pembangunan daerah,” bebernya.
“Tujuan akhirnya jelas, yaitu mewujudkan pembangunan yang merata dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu saat memberikan sambutan saat melaksanakan reses di Kelurahan Anawai. Foto Andri
Selain itu, Zulham Damu juga mengungkapkan bahwa komunikasi intensif dengan konstituen menjadi kunci bagi anggota dewan dalam menyuarakan kebutuhan daerah. Ia menekankan bahwa reses bukan hanya soal menjaring aspirasi, tetapi juga soal memperkokoh hubungan dengan masyarakat yang telah memberi mandat dan kepercayaan kepadanya.
“Reses ini juga bentuk komitmen kami sebagai wakil rakyat untuk terus berada dekat dengan warga, memahami kebutuhan mereka dari dekat, dan memastikan kebutuhan tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan bersama pemerintah daerah,” ungkapnya.
“Kita ingin setiap aspirasi, dari soal infrastruktur hingga kebutuhan sosial lainnya, dapat dijadikan agenda kerja bersama untuk membawa perubahan positif bagi Kota Kendari,” tandas Zulham.
Dengan demikian, Zulham Damu menekankan bahwa reses ini bukan akhir dari komunikasi bersama warga, tetapi titik awal dari kerja bersama untuk memastikan pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga berjanji untuk terus memantau perkembangan tindak lanjut dari aspirasi yang masuk, serta aktif berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat dijawab dengan langkah nyata.
“Yang jelas, semua aspirasi yang masuk hari ini tidak akan hilang begitu saja. Kami siap memperjuangkan dan mengawal agar kebutuhan masyarakat Anawai dapat terealisasi dengan baik. Inilah bentuk tanggung jawab dan pengabdian kami sebagai wakil rakyat yang diberi amanah untuk membawa perubahan bagi daerah dan masyarakat yang kami wakili,” tandasnya. (adv)


















Komentar