KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelangsungan pelayanan publik yang prima hingga ke tingkat bawah. Jumat (11/4/2025), Wali Kota Kendari Siska Karina Imran secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan empat Pelaksana Tugas (Plt) camat untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah kecamatan.
Keempat pejabat yang menerima amanah tersebut adalah Sainul Latif sebagai Plt Camat Puuwatu, Aswan sebagai Plt Camat Kambu, Rahmat sebagai Plt Camat Abeli, dan Alamsyah sebagai Plt Camat Wua-wua.
Prosesi penyerahan SK digelar di ruang kerja Wali Kota dan berlangsung dalam suasana khidmat. Dalam arahannya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif, khususnya di tingkat kecamatan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.
“Jabatan ini adalah amanah. Saya minta kepada saudara-saudara yang hari ini menerima SK untuk bekerja dengan ikhlas, tanpa tekanan, dan tanpa paksaan. Ingat, tanggung jawab besar kini ada di pundak kalian,” tegasnya.
Menurutnya, proses penunjukan tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui pertimbangan matang yang mengedepankan aspek kompetensi, integritas, dan pengalaman kerja.
“Kami memilih berdasarkan rekam jejak. Mereka yang ditunjuk adalah ASN yang sudah terbukti memiliki dedikasi dan kapabilitas. Saya yakin, mereka bisa segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Siska Karina Imran meminta para camat yang baru diamanahkan untuk segera terjun ke lapangan dan memahami dinamika wilayahnya masing-masing. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat hingga warga secara langsung.
“Jangan hanya duduk di kantor. Camat harus aktif turun ke masyarakat, mendengar langsung keluhan warga, dan mencarikan solusi. Bangun komunikasi yang terbuka dan partisipatif,” bebernya.
Dalam kesempatan tersebut, Siska Karina Imran juga mengingatkan bahwa tugas utama seorang camat bukan hanya soal administrasi, tapi juga menjadi pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah kota.
“Saya ingin camat menjadi pemimpin yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh warga. Setiap kebijakan harus berpihak pada kebutuhan riil masyarakat. Jangan tunggu instruksi, harus proaktif,” ujarnya.
Dengan ditunjuknya empat Plt camat ini, Pemerintah Kota Kendari berharap tidak ada kekosongan pelayanan di tingkat kecamatan, sekaligus menjaga stabilitas tata kelola pemerintahan hingga ke level terbawah.
“Ini bukan hanya soal pengisian jabatan, tetapi juga soal kesinambungan pelayanan publik. Pemerintah harus selalu hadir dan sigap. Masyarakat menanti kehadiran negara dalam bentuk layanan yang konkret,” tandas Siska Karina Imran.
Penulis: Andri


















Komentar