SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Safari Ramadan di Wakatobi, Gubernur Sultra Tekankan Kepedulian Sosial dan Sinergi Pembangunan

Asr 24
Gubernur Andi Sumangerukka saat melaksanakan safari ramadan di Wakatobi. Foto Andri

WAKATOBI, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memanfaatkan momentum Safari Ramadan di Kabupaten Wakatobi untuk mengingatkan pentingnya kepedulian sosial sekaligus memperkuat kolaborasi pembangunan antar pemangku kepentingan.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang digelar pada Kamis (12/3/2026) itu diawali dengan buka puasa bersama Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi beserta jajaran pemerintah daerah. Setelah itu, gubernur Andi Sumangerukka bersama masyarakat melaksanakan salat Magrib dan Tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan itu, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi setiap individu.

Menurutnya, nilai kejujuran, keikhlasan, dan kesabaran yang dilatih selama Ramadan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

“Puasa tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter. Dari sinilah lahir pribadi-pribadi berintegritas yang mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk tantangan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia mengapresiasi kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan buka puasa bersama tersebut. Bagi gubernur, momen seperti ini memiliki arti penting dalam mempererat hubungan antarpenyelenggara pemerintahan dan masyarakat.

“Harmonisasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan daerah di semua tingkatan mutlak dibutuhkan agar capaian pembangunan dapat diraih secara optimal,” bebernya.

Usai berbuka puasa dan melaksanakan salat Magrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan salat Tarawih bersama masyarakat. Pada kesempatan itu, Andi Sumangerukka juga menyampaikan tausiah Ramadan yang menekankan pentingnya memperkuat kepedulian sosial.

Ia mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum meningkatkan ibadah ritual, tetapi juga kesempatan memperbaiki hubungan sosial antarsesama.

Dalam ceramahnya, ia mengutip kisah Nabi Musa AS yang diriwayatkan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Mukasyafatul Qulub. Kisah tersebut menegaskan bahwa Allah SWT sangat mencintai perbuatan baik kepada sesama manusia, seperti sedekah, infak, dan zakat.

“Dalam setiap harta yang kita miliki, terdapat hak bagi fakir miskin. Karena itu, menunaikan zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian penting dari kepedulian sosial umat Islam,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal sosial serta membantu sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan, gubernur Andi Sumangerukka juga menyerahkan bantuan Pasang Baru Listrik (PBL) kepada 93 rumah tangga tidak mampu di Wakatobi. Selain itu, ia turut menyalurkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Andi Sumangerukka berharap semangat kepedulian sosial dan kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan dapat menjadi energi positif dalam memperkuat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra.

Rilis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement