KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, membuka secara resmi Kick Off Meeting penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe Utara tahun 2025-2029. Acara ini berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Konut pada Rabu (8/1/2025).
Dalam kesempatan itu, Ruksamin menegaskan bahwa penyusunan KLHS RPJMD merupakan amanat dari Permendagri Nomor 7 Tahun 2018. KLHS bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya alam, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan mutu hidup generasi mendatang dengan tetap memperhatikan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Penyusunan KLHS RPJMD adalah kewajiban bagi pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, dan kota. Ini menjadi landasan untuk memastikan pembangunan daerah tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan,” bebernya.
Bupati dua periode tersebut menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam proses penyusunan KLHS. Menurutnya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal, sangat diperlukan untuk memastikan RPJMD yang disusun benar-benar komprehensif.
“Keterlibatan stakeholders adalah kunci keberhasilan. Kami berharap masukan dari semua elemen masyarakat dapat memberikan perspektif yang lebih luas, terutama dalam mengidentifikasi isu-isu strategis lingkungan dan sosial di Konawe Utara,” tutur Ruksamin.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi sudah tidak relevan tanpa mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan masa kini harus berorientasi pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui proses KLHS, Ruksamin berharap RPJMD Kabupaten Konawe Utara 2025–2029 menjadi landasan strategis untuk mewujudkan pembangunan yang selaras, seimbang, dan berkelanjutan.
“RPJMD ini bukan hanya dokumen perencanaan, tetapi harus menjadi pedoman bagi semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Konawe Utara yang maju dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Kick Off Meeting ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan organisasi masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata dari semangat kolaborasi yang diusung dalam penyusunan KLHS RPJMD Konut.
Penulis: Arsya


















Komentar