KENDARI, TERASSULTRA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Apriliani Puspitawati, kembali melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Rabu (25/6/2025).
Dalam forum tatap muka tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi warga melalui program bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kondisi drainase atau got yang buruk menjadi salah satu keluhan utama warga. Ketika hujan turun, air sering meluap dan menyebabkan genangan di lingkungan rumah. Selain itu, ketiadaan bak sampah di sejumlah titik juga membuat warga kesulitan membuang sampah secara tertib, yang berpotensi memicu masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Got yang ada sekarang sudah sempit dan tersumbat. Kalau hujan deras, airnya meluber sampai ke halaman rumah. Kami minta segera diperbaiki, supaya tidak banjir dan lingkungan tetap bersih,” kata Jumriah, warga RW 04 Kelurahan Punggolaka.
Sementara itu, kebutuhan akan paving block dan sumur bor juga menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan akses air bersih. Menurut warga, beberapa jalur jalan lingkungan masih berupa tanah yang rawan becek saat musim hujan. Adapun ketersediaan air bersih menjadi tantangan, terutama di wilayah yang belum tersentuh jaringan PDAM.

Anggota DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati menyampaikan sambutan saat melaksanakan reses. Foto ist
“Air bersih susah didapat, apalagi di musim kemarau. Kami butuh sumur bor agar bisa mandiri dan tidak tergantung beli air,” ujar tokoh masyarakat setempat, Said.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan harapan terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mereka meminta adanya bantuan peralatan usaha, permodalan, serta pelatihan untuk pelaku UMKM agar usaha kecil di wilayah tersebut bisa berkembang.
Apriliani, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan bahwa mayoritas usulan warga yang muncul dalam kegiatan reses ini berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat yang mendesak.
“Warga di Punggolaka rata-rata mengeluhkan soal infrastruktur. Mereka mengusulkan perbaikan got, pembuatan bak sampah, paving block, sumur bor, dan juga bantuan untuk rehabilitasi rumah,” ujar Apriliani dalam keterangannya kepada media ini.
Apriliani yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Kendari dua periode ini mengatakan bahwa usulan tersebut sangat sejalan dengan program strategis Pemerintah Kota Kendari, khususnya di sektor penguatan ekonomi masyarakat.
“Warga juga banyak yang meminta bantuan UMKM dan mesin air. Ini bagus karena selaras dengan program Pemkot Kendari dalam mendukung pelaku UMKM, khususnya dalam akses permodalan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Mandonga dan Puuwatu, dirinya berkewajiban untuk menghubungkan kebutuhan warga dengan arah kebijakan pemerintah, agar sinergi antara legislatif dan eksekutif bisa terwujud secara optimal.

Warga sangat antusias mengikuti reses yang digelar anggota DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati. Foto ist
“Kami tentunya menginginkan program kami dari legislatif dan eksekutif bersinergi dengan baik. Salah satunya program UMKM ini, agar dapat menyentuh langsung masyarakat dan mampu mendorong pemulihan serta penguatan ekonomi pasca-pandemi,” terangnya.
Tak hanya itu, Apriliani juga menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang ditampung dalam kegiatan reses ini akan dibawa dan diperjuangkan dalam forum DPRD, khususnya saat pembahasan anggaran bersama eksekutif.
“Usulan-usulan yang masuk akan kami sahuti dan upayakan terealisasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Sebab apa yang disuarakan masyarakat ini adalah kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” tegasnya.
Ia menambahkan, tidak hanya menyampaikan usulan, dirinya juga akan memastikan bahwa realisasi dari aspirasi warga tersebut benar-benar dilaksanakan oleh pemerintah.
“Kami di DPRD punya peran pengawasan. Jadi, kami tidak hanya mengusulkan, tapi juga akan mengawal dan memastikan semua ini dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya.
Dengan demikian, Apriliani mengajak masyarakat untuk terus aktif menyuarakan kebutuhan dan ikut mengawal proses pembangunan di Kota Kendari.
“Kami hadir sebagai penyambung lidah rakyat. Karena itu, saya sangat berterima kasih atas semua masukan yang disampaikan. Aspirasi dari warga akan menjadi dasar perjuangan saya di DPRD. Mari kita jaga komunikasi dan kebersamaan ini demi kemajuan Kota Kendari, khususnya di Kelurahan Punggolaka,” tandasnya. (adv)


















Komentar