SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Reses di Mandonga, Anggota DPRD Kota Kendari Maulana Janji Perjuangkan Soal Banjir dan Infrastruktur

IMG 20250626 WA0091
Anggota DPRD Kota Kendari, Muhmmad Maulana Ali Syaputra saat berjanji saat mengawal aspirasi masyarakat. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Muhammad Maulana Ali Syaputra, menyerap langsung aspirasi warga Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga dalam kegiatan reses masa sidang III tahun 2025, Rabu (25/6/2025).

Reses yang digelar di RT 27 RW 07 itu dihadiri oleh puluhan warga dari berbagai RT, tokoh masyarakat, Camat Mandonga, Kasman Kasim Marewa, serta Lurah Mandonga Yohanes.

Bertempat di rumah salah satu tokoh masyarakat, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi warga menyampaikan beragam persoalan yang selama ini mereka hadapi. Persoalan banjir, kurangnya lampu penerangan jalan, serta kondisi jalan lingkungan menjadi keluhan utama yang disuarakan.

“Setelah kolam di areal Rumah Jabatan Gubernur ditutup, air hujan tidak lagi punya tempat penampungan. Jadinya kalau hujan besar, wilayah kami selalu kebanjiran,” kata Andi Sumarlin, warga RT 26.

Warga mengungkapkan bahwa kolam yang dulunya berfungsi sebagai retensi air kini tertutup, sehingga saat hujan turun deras, air langsung mengalir ke pemukiman tanpa sempat tertahan. Kondisi ini menyebabkan banjir kerap merendam rumah warga di beberapa titik.

IMG 20250626 WA0090

Anggota DPRD Kota Kendari, Muhammad Maulana Ali Syaputra saat pose bersama usai melaksanakan reses di Kecamatan Mandonga. Foto Andri

Selain itu, warga juga meminta agar lampu jalan segera dipasang di beberapa ruas jalan yang selama ini gelap gulita pada malam hari. Mereka khawatir gelapnya lingkungan bisa memicu terjadinya kecelakaan maupun tindak kriminal.

“Kalau malam di sini sangat gelap. Banyak warga takut pulang malam karena takut dirampok atau terjadi kecelakaan. Kami harap lampu jalan bisa jadi prioritas,” ujar ibu Nurlela, warga RT 28.

Warga juga mengusulkan pembangunan drainase serta paving block di sejumlah titik jalan lingkungan yang masih berupa tanah dan mudah becek saat hujan.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Maulana Ali Syaputra yang juga Ketua DPD KNPI Kota Kendari, menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan dalam forum tersebut.

“Aspirasi ini akan saya catat dan masukkan sebagai bagian dari Pokok-Pokok Pikiran DPRD atau Pokir. Nantinya akan saya sampaikan dalam rapat pembahasan anggaran bersama Pemerintah Kota Kendari agar masuk dalam prioritas pembangunan,” beber Maulana.

Ia menegaskan, seluruh usulan yang disampaikan warga bukan hanya akan disampaikan, tetapi juga akan diawasi pelaksanaannya hingga terealisasi. Ia menyadari betul bahwa banyak persoalan masyarakat selama ini terkendala pada implementasi kebijakan yang tidak sampai ke lapangan.

IMG 20250626 WA0088

Anggota DPRD Kota Kendari, Muhammad Maulana Ali Syaputra saat memberikan sambutan dalam reses yang digelar di Kecamatan Mandonga. Foto Andri

“Saya pastikan, bukan hanya mencatat dan menyampaikan, tapi juga akan saya kawal sampai benar-benar dilaksanakan. Kita tidak boleh membiarkan aspirasi masyarakat hanya berhenti di atas kertas,” tegasnya.

Putra asli Mandonga itu juga menegaskan bahwa keberadaannya di DPRD adalah amanah yang harus dijaga, bukan sekadar jabatan politik. Ia menilai bahwa reses adalah kewajiban moral dan politik yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Sebagai anak Mandonga, saya tahu betul bagaimana kondisi lingkungan di sini. Apa yang bapak-ibu rasakan, itu juga saya rasakan. Karena itu, saya ingin memastikan Mandonga ini bisa lebih baik, lebih nyaman, dan lebih aman untuk semua warganya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Maulana juga mengingatkan bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah harus terus diperkuat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif menyampaikan usulan dan turut mengawal pelaksanaan pembangunan.

“Tanpa suara dari masyarakat, kami di DPRD tidak akan tahu masalah di lapangan. Karena itu, partisipasi warga sangat penting. Jangan sungkan menyampaikan keluhan dan saran, karena itu modal penting untuk membangun kota ini lebih baik,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement