KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sultra.
Rapat yang berlangsung pada Rabu, 23 April 2025 di Gedung DPRD Sultra ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah tokoh penting daerah.
Dalam pidatonya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur atas kemajuan dan berbagai capaian yang berhasil diraih Sulawesi Tenggara selama enam dekade terakhir. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan yang dirasakan saat ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergi seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, legislatif, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat sipil.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena Provinsi Sulawesi Tenggara telah menunjukkan berbagai kemajuan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. Ini semua adalah hasil kerja keras dan sinergitas kita semua. Namun kita tidak boleh berpuas diri, masih banyak tantangan yang harus kita jawab secara bersama,” kata Gubernur di hadapan para anggota dewan dan undangan yang hadir.

Gubernur Andi Sumangerukka saat pose bersama dengan unsur pimpinan DPRD Sultra usai dilaksanakan rapat paripurna peringatan HUT Sultra ke-61. Foto Andri
Gubernur Andi Sumangerukka juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, lintas generasi, dan lintas budaya dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia menyebut sejumlah tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama, mulai dari ketimpangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang masih harus ditekan, hingga persoalan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam.
“Pekerjaan kita ke depan tidak ringan. Kita masih menghadapi tantangan di bidang ekonomi, pengangguran, kemiskinan, kesenjangan wilayah, dan persoalan lingkungan. Karena itu, saya mengajak kita semua untuk tetap optimis dan memperkuat komitmen dalam membangun Sulawesi Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan mengangkat tema besar “Harmoni Sultra sebagai Cerminan Semangat Kolaborasi Lintas Sektor, Lintas Generasi, dan Lintas Agama, Suku, dan Budaya yang Mengakar Kuat dalam Nilai-Nilai Kearifan Lokal”, peringatan HUT ke-61 ini menjadi refleksi mendalam atas perjalanan panjang Sultra dalam membangun identitas daerah yang plural namun tetap bersatu.
“Tema ini bukan hanya slogan, tapi komitmen kita bersama. Dalam masyarakat yang majemuk seperti Sultra, harmoni adalah fondasi pembangunan. Kita harus menjadikannya kekuatan dalam setiap kebijakan dan program pembangunan, dari pusat kota hingga pelosok kepulauan,” ungkapnya.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat pose bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah usai dilaksanakan rapat paripurna HUT Sultra ke-61 di DPRD. Foto Andri
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi menjadi pelaku aktif dalam menciptakan perubahan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Marilah kita semua, dari generasi muda hingga tokoh adat, dari pemerintah hingga pelaku usaha, bergandengan tangan membangun Sultra yang kita cintai ini. Jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang, tetapi jadikan sebagai kekayaan yang mempersatukan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Provinsi Sultra atas kerja samanya dalam mengawal pembangunan daerah melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sultra.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara atas kerja sama yang solid, kepada Forkopimda, para kepala daerah, jajaran ASN, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah berperan aktif membangun daerah ini. Mari kita lanjutkan kerja keras dan sinergi ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sultra,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala dalam sambutannya turut menegaskan pentingnya peran DPRD dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kita ingin pembangunan di Sulawesi Tenggara tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat di setiap pelosok daerah,” tandasnya. (adv)


















Komentar