SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Puluhan Personel Polda Sultra Ikuti Pelatihan Calon Asesor Assessment Center Polri

Poldq
Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto saat membuka pelatihan Calon Asesor Assessment Center Polri. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Puluhan personel Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti pelatihan calon asesor Assessment Center Polri yang digelar di Kendari, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, dan dihadiri Ketua Tim Asesor Mabes Polri, Kombes Pol Adi Sumirat.

Assessment Center merupakan metode penilaian yang berperan penting dalam proses pembinaan karir anggota Polri. Melalui pelatihan ini, para calon asesor dibekali kemampuan menilai kompetensi individu, khususnya di bidang manajerial, untuk mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul dan adaptif di era 4.0.

Kombes Pol Arief Fitrianto menegaskan, asesor memegang peran strategis dalam menentukan hasil penilaian peserta uji kompetensi.

“Asesor menjadi faktor kunci yang mempengaruhi hasil penilaian, dan itu berdampak langsung pada pembinaan karir anggota Polri. Harapannya, seluruh peserta pelatihan mampu menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas demi mewujudkan Polri yang Presisi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas asesor di tingkat daerah akan memperkuat sistem pembinaan karir secara nasional.

“Dengan asesor yang mumpuni, proses penilaian akan lebih akurat dan efektif sehingga karir personel Polri dapat berkembang berdasarkan kompetensi yang terukur,” paparnya.

Dengan demikian, Polda Sultra menargetkan, melalui pelatihan ini akan lahir asesor-asesor handal yang dapat memberikan penilaian objektif dan berkualitas, sehingga sistem pembinaan karir di tubuh Polri semakin transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Kombes Pol Adi Sumirat menyampaikan sambutan dari Karo Binkar SSDM Polri yang menekankan pentingnya integritas seorang asesor.

“Asesor yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu menjaga harkat dirinya adalah fondasi utama dalam menjalankan assessment center. Profesionalisme bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga sikap moral dan etika dalam setiap proses penilaian,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement