KENDARI, TERASSULTRA.COM – Polresta Kendari membuka Operasi Sikat Anoa 2025 dengan gebrakan. Di hari-hari pertama operasi yang digelar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru itu, aparat menyita puluhan liter minuman keras tradisional dari sejumlah titik di Kota Kendari.
Minuman jenis ballo dan arak lokal itu diamankan dari para penjual tanpa izin dalam razia yang berlangsung pada Jumat malam, 1 November 2025. Razia dilakukan di lokasi-lokasi yang kerap menjadi jalur distribusi miras tradisional.
“Kami berhasil mengamankan puluhan liter miras tradisional dari beberapa penjual tanpa izin. Seluruh barang bukti sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” ungkap Kasi Humas Polresta Kendari, IPTU Hariddin mewakili Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka.
Operasi Sikat Anoa merupakan agenda rutin kepolisian untuk menekan angka kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman keras, narkotika, dan kepemilikan senjata tajam.
Selain memberantas peredaran miras, operasi ini juga menyasar kejahatan jalanan dan aksi premanisme yang dinilai berpotensi meningkat menjelang akhir tahun.
Polisi tak hanya menyita barang bukti, tapi juga mendata sejumlah penjual untuk pembinaan. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan guna menelusuri jaringan distribusi miras ilegal di wilayah Kendari.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan miras tanpa izin. Operasi ini akan terus digelar secara berkelanjutan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kendari,” tandas Hariddin.
Untuk diketahui, Operasi Sikat Anoa 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 13 November mendatang. Ratusan personel dari berbagai satuan dan fungsi dilibatkan dalam operasi gabungan ini, yang menjadi bagian dari upaya cipta kondisi menjelang perayaan akhir tahun di Sultra.
Penulis: Arsya


















Komentar