KENDARI, TERASSULTRA.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dengan tegas membantah tuduhan bahwa mereka tidak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk menjalankan aktivitas penambangan. Tuduhan tersebut, yang dilontarkan oleh sejumlah kelompok masyarakat, disebut tidak berdasar dan menyesatkan.
Perusahaan tambang yang telah beroperasi sejak 2018 ini menyatakan bahwa seluruh izin yang dibutuhkan, termasuk Amdal dan Izin Usaha Pertambangan (IUP), telah mereka penuhi sejak awal beroperasi. Project Manager PT WIN, Nur Iman menjelaskan bahwa jika perusahaan beroperasi tanpa Amdal, penegak hukum sudah pasti akan menindak tegas pelanggaran tersebut.
“Tuduhan bahwa kami tidak memiliki Amdal adalah salah besar. Jika kami beroperasi tanpa dokumen itu, aparat penegak hukum (APH) tidak akan tinggal diam dan pasti sudah mengambil tindakan tegas terhadap kami. Namun, sampai saat ini, aktivitas tambang kami berjalan lancar karena semua izin sudah lengkap,” ungkap Nur Iman, Jumat (11/10/2024).
Lebih lanjut, Nur Iman menjelaskan bahwa PT WIN senantiasa mematuhi seluruh aturan dan regulasi yang berlaku terkait kegiatan pertambangan. Menurutnya, perusahaan telah berkomitmen untuk selalu menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan usahanya, termasuk dalam hal perizinan dan kepatuhan terhadap dampak lingkungan.
“Sejak awal kami memulai operasi di tahun 2018, kami sudah berkomitmen untuk memenuhi seluruh dokumen perizinan, termasuk Amdal, IUP, dan berbagai izin pendukung lainnya. Kami juga memastikan bahwa operasional perusahaan tetap mengikuti standar lingkungan yang ketat, sesuai regulasi pemerintah,” bebernya.
Selain berfokus pada operasional yang sesuai aturan, PT WIN juga mengklaim telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat, khususnya di wilayah Kabupaten Konawe Selatan. Menurut Nur Iman, keberadaan perusahaan ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja, tetapi juga kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan program-program sosial lainnya.
“Kami tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Kami merekrut banyak tenaga kerja lokal, membantu pembangunan infrastruktur, dan mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Konsel,” tambahnya.
Tuduhan yang beredar di kalangan masyarakat, yang menyebut PT WIN tidak memiliki Amdal, dinilai oleh Nur Iman sebagai informasi yang keliru dan sengaja disebarkan untuk merusak citra perusahaan. Ia berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar dan lebih mempercayai informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Jangan sampai isu-isu yang tidak berdasar mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap perusahaan yang berkomitmen penuh pada kepatuhan hukum dan pembangunan daerah,” tandasnya.
PT WIN menegaskan bahwa mereka akan terus beroperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku dan akan selalu berupaya untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta lingkungan di sekitar wilayah operasinya.
Penulis: Andri


















Komentar