SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan

Polda Sultra Sosialisasikan Inovasi Barcode di Seleksi Rikkes I Rim Terpadu 2025

IMG 20250324 WA0007
Polda Sultra saat sosialisasikan Inovasi Barcode di Seleksi Rikkes I Rim Terpadu 2025. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berinovasi dalam proses rekrutmen anggota Polri. Kali ini, Polda Sultra memperkenalkan sistem barcode untuk pemeriksaan kesehatan tahap pertama (Rikkes I) dalam Seleksi Rim Terpadu Tahun Anggaran 2025.

Inovasi tersebut disosialisasikan dalam kegiatan pengecekan peserta seleksi yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Polda Sultra, Senin (24/3/2025).

Sebanyak 468 peserta dari berbagai kategori mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari Bintara Polwan, Bintara Brimob, Bintara Polair, Bakomsus Nakes, Bakomsus Hukum, Bakomsus Akuntansi, hingga Bakomsus Gizi. Seluruh peserta dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap pertama pada 9 hingga 10 April 2025, tepat setelah Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah pejabat dari Biro SDM Polda Sultra, di antaranya Plt. Kabagdalpers Ro SDM Polda Sultra, Kasubagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Sultra, Paursubbagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sultra, serta jajaran staf Bagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sultra.

Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, menjelaskan bahwa penerapan sistem barcode bertujuan meningkatkan transparansi dan modernisasi dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri. Menurutnya, inovasi ini memungkinkan setiap peserta mendapatkan akses langsung terhadap hasil pemeriksaan kesehatan mereka secara akurat dan real-time.

“Kami berkomitmen menyelenggarakan seleksi secara objektif, transparan, dan bebas intervensi. Dengan sistem barcode ini, kami memastikan proses pemeriksaan berjalan lebih efisien, akurat, dan meminimalisasi potensi kecurangan,” bebernya.

Ia menambahkan, inovasi tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) yang menjadi pijakan dalam setiap tahapan rekrutmen anggota Polri.

“Kami ingin memastikan bahwa hanya calon-calon terbaik yang lolos seleksi. Dengan adanya sistem ini, setiap hasil pemeriksaan terdokumentasi secara digital sehingga peserta bisa memantau langsung dan tidak ada lagi ruang bagi praktik yang melanggar aturan,” tegasnya.

Selain sosialisasi inovasi barcode, kegiatan ini juga diisi dengan arahan teknis dari Kasubbagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sultra dan Biddokkes Polda Sultra. Para peserta diberikan penjelasan mendetail mengenai tahapan pemeriksaan kesehatan dan regulasi yang harus dipatuhi selama proses seleksi berlangsung.

Polda Sultra memastikan seluruh rangkaian seleksi Rim Terpadu T.A. 2025 akan dilaksanakan secara profesional dan berintegritas. Dengan penerapan teknologi dan pengawasan ketat, diharapkan proses ini mampu melahirkan anggota Polri yang kompeten, berkualitas, dan berintegritas tinggi.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh tahapan sesuai prosedur. Kesempatan menjadi bagian dari Polri adalah amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tutup Kombes Pol Arief.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement