SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Polda Sultra Gelar Patroli Skala Besar, Jamin Stabilitas Keamanan Pasca Pilkada di Kendari

IMG 20250104 WA0022 1
Kasat Samapta Polresta Kendari, AKP Marjuni saat memimpin apel sebelum melaksanakan patroli. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Demi menjaga stabilitas keamanan pascapilkada, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar patroli skala besar di Kota Kendari pada Jumat malam, 3 Januari 2025. Apel persiapan patroli berlangsung di lapangan apel Polresta Kendari dan dipimpin oleh Kasat Samapta Polresta Kendari, AKP Marjuni.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satgas Operasi Mantap Praja, termasuk unsur Ditpolairud Polda Sultra. Patroli tersebut bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Kendari, khususnya pada masa pascapemilihan kepala daerah.

Dalam arahannya, AKP Marjuni menegaskan pentingnya kerja sama yang solid antara seluruh unit yang terlibat.

“Patroli skala besar ini bukan hanya tugas rutin, melainkan wujud nyata dari komitmen kami untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kendari. Sinergi dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Fokus patroli mencakup pemantauan di kawasan-kawasan rawan, termasuk pusat keramaian, jalan protokol, dan daerah perbatasan yang berpotensi menjadi titik gangguan. Hingga patroli dimulai, situasi di lapangan dilaporkan kondusif tanpa adanya insiden berarti.

Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa polisi selalu hadir untuk mereka. Patroli ini bukan hanya tindakan preventif, tetapi juga upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” tambah AKP Marjuni.

Kegiatan patroli gabungan ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas keamanan di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari.

“Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi konflik, meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta menjaga citra wilayah sebagai kota yang aman dan damai,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement