KENDARI, TERASSULTRA.COM – Suasana hangat tampak memenuhi Kedai Universe Martandu, Kelurahan Kambu, Kota Kendari, Jumat (5/12/2025).
Di tempat inilah Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar program Jumat Curhat, sebuah forum dialog rutin yang menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan, uneg-uneg, hingga masukan terkait pelayanan kepolisian dan persoalan keamanan lingkungan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagbinops Ditlantas Polda Sultra, AKBP Faisal didampingi personel Dit Intel Polda Sultra. Program ini menjadi wujud komitmen kepolisian dalam memperkuat komunikasi dua arah dan menghadirkan pelayanan yang lebih responsif di tengah masyarakat.
Dalam dialog tersebut, beberapa warga menyampaikan isu yang sehari-hari mereka rasakan, mulai dari pelayanan SIM hingga masalah kriminalitas.
Salah satu warga mempertanyakan apakah biaya perpanjangan SIM masih tetap dikenakan dan apakah denda pajak kendaraan tetap diberlakukan. Warga lainnya mengeluhkan banjir yang terus terjadi di wilayah Jembatan Kambu RT 21, sementara sebagian warga melaporkan maraknya pencurian laptop dan sepeda motor di RT 02.
Menanggapi berbagai keluhan itu, AKBP Faisal memastikan seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan masing-masing satuan.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini kami catat dan tidak ada yang diabaikan. Untuk layanan SIM, pajak kendaraan, maupun laporan gangguan kamtibmas, akan kami koordinasikan dengan unit terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya ingin hadir setelah kejadian terjadi, tetapi juga dalam upaya pencegahan.
“Jumat Curhat ini adalah sarana kami untuk mendengar langsung apa yang masyarakat butuhkan. Dari sinilah kami bisa memetakan potensi kerawanan dan mengambil langkah sebelum masalah berkembang lebih besar,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar