SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Plt Sekwan Kota Kendari Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

Syahrir
Plt Sekwan Kota Kendari, Syahrir Kanda saat memimpin Sekretariat menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Kali Wanggu. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Banjir yang melanda wilayah Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), beberapa hari terakhir memantik empati dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Pada Senin (1/7/2025), Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Kendari, Syahrir Kanda memimpin langsung penyaluran bantuan berupa paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada sejumlah warga yang terdampak banjir.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga di lokasi banjir, tepatnya di wilayah bantaran Kali Wanggu, yang selama ini dikenal rawan tergenang saat intensitas hujan tinggi.

Menurut Syahrir Kanda, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Sekretariat DPRD Kota Kendari terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah banjir. Ia menuturkan bahwa meskipun bantuan yang diberikan belum mampu sepenuhnya menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka.

“Kami datang dengan niat tulus, ingin berbagi dengan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir. Ini bentuk solidaritas kami sebagai bagian dari pemerintahan Kota Kendari,” ujar Syahrir Kanda kepada awak media usai menyerahkan bantuan.

IMG 20250701 WA0099

Sekretariat DPRD Kota Kendari menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kali Wanggu. Foto Andri

Syahrir Kanda juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT setempat agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Total ada puluhan paket sembako yang disalurkan, terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Data warga terdampak kami peroleh dari aparat kelurahan dan RT. Jadi, penyalurannya kami pastikan menyasar warga yang benar-benar terdampak banjir, terutama mereka yang rumahnya terendam atau terisolir akibat genangan,” jelasnya.

Selain menyalurkan bantuan, Syahrir Kanda bersama tim juga menyempatkan diri meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak serta mendengarkan keluhan mereka.

Ia menuturkan, laporan dari warga akan menjadi catatan penting yang akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait di lingkup pemerintah kota, termasuk DPRD, untuk ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan atau dukungan anggaran penanggulangan banjir.

“Kita berharap ke depan, persoalan banjir ini bisa diselesaikan secara sistematis. Tidak cukup hanya dengan bantuan saat musibah, tapi perlu ada langkah konkret dari pemerintah dan DPRD untuk menyelesaikan persoalan drainase, sedimentasi sungai, serta tata ruang yang berdampak pada kerawanan banjir,” bebernya.

Syahrir Kanda juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh elemen, baik swasta maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama terlibat dalam gerakan sosial membantu sesama. Ia menekankan bahwa menghadapi bencana adalah tanggung jawab bersama.

“Ini bukan sekadar aksi kemanusiaan, tapi juga penguatan solidaritas sosial. Saya percaya, jika semua pihak bergerak, maka penanganan bencana akan lebih cepat dan dampaknya bisa ditekan,” tutupnya.

IMG 20250701 WA0098

Dipimpin langsung Plt Sekwan Kota Kendari, Syahrir Kanda sekretariat salurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Kali Wanggu. Foto Andri

Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan, Rahmawati (45), menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Ia mengaku rumahnya terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa selama dua hari terakhir. Ia dan keluarganya harus mengungsi sementara ke rumah kerabat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur ada bantuan ini. Jujur, sejak banjir kemarin, kami belum sempat masak karena air masuk sampai ke dapur. Bantuan sembako seperti ini sangat membantu,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Darwis (52), yang juga terdampak banjir. Ia menilai kehadiran pejabat pemerintah di tengah masyarakat saat musibah seperti ini sangat berarti, karena membuat warga merasa diperhatikan.

“Bukan hanya soal bantuan, tapi kami merasa ada yang peduli. Kehadiran Pak Sekwan dan rombongan langsung ke sini itu luar biasa. Kami berharap ini bisa jadi contoh bagi instansi lain,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement