KENDARI, TERASSULTRA.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi menggelar apel sekaligus rapat koordinasi bersama Camat Wua-Wua, para lurah, serta ketua RT dan RW di wilayah Kecamatan Wua-Wua, Selasa (14/1/2024). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Wua-Wua ini bertujuan untuk membahas langkah strategis dalam pengelolaan sampah serta peningkatan fasilitas penunjang lingkungan di kawasan tersebut.
Rapat ini menjadi forum penting bagi para camat, lurah, serta ketua RT dan RW untuk menyampaikan berbagai masukan terkait tantangan yang dihadapi di lapangan. Isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama, mengingat kompleksitas permasalahan ini di wilayah perkotaan seperti Kendari.
Dalam arahannya, Pj Wali Kota Parinringi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga level RT dan RW untuk menangani persoalan kebersihan lingkungan. Ia menggarisbawahi bahwa pengelolaan sampah memerlukan kolaborasi yang kuat, baik antara pemerintah maupun warga masyarakat.
“Pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW harus aktif dan saling mendukung dalam menangani isu lingkungan. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Dibutuhkan kerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” bebernya.
Parinringi juga mengingatkan bahwa karakter masyarakat yang beragam menuntut para pelayan publik untuk lebih memahami dan bersikap sabar dalam menghadapi berbagai situasi. Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus dibangun di atas pendekatan yang sabar dan empati terhadap kebutuhan masyarakat.
“Konsep pelayanan harus dilakukan dengan kesabaran. Masyarakat memiliki latar belakang, karakter, dan pemahaman yang berbeda-beda. Hal ini merupakan konsekuensi yang harus diterima oleh Lurah, Camat, RT, dan RW sebagai pelayan masyarakat,” tuturnya.
Selain menyoroti kebersihan lingkungan, Parinringi juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas publik, terutama penerangan jalan. Ia menjelaskan bahwa penerangan jalan merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga, khususnya di malam hari.
“Penerangan jalan menjadi salah satu prioritas kita, karena ini berdampak langsung pada rasa aman dan nyaman masyarakat. Keluhan terkait penerangan di permukiman dan jalur-jalur utama telah menjadi perhatian pemerintah, dan kami berupaya menindaklanjuti hal tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Parinringi mengungkapkan harapannya agar program-program prioritas, seperti kebersihan, penerangan jalan, air bersih, dan perbaikan infrastruktur jalan, dapat terakomodasi dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
“Mudah-mudahan dalam struktur APBD 2025, kita dapat memberikan perhatian lebih pada pelayanan dasar seperti kebersihan, penerangan, air bersih, dan infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perbaikan. Kami berharap saat wali kota terpilih dilantik nanti, program-program ini dapat segera direalisasikan dengan baik,” paparnya.
Dengan demikian, Parinringi mengimbau seluruh pihak untuk menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama demi menciptakan Kendari yang lebih bersih, nyaman, dan layak huni.
“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik dan komitmen yang kuat dari semua pihak, Kendari dapat menjadi kota yang lebih bersih, aman, dan sejahtera,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar